Dinas Kesehatan Kerinci

Aktivis Kerinci Desak APH Usut Temuan Makan-Minum Pasien Puskesmas Lempur

KERINCI — Temuan BPK RI soal belanja makan-minum pasien Puskesmas Lempur, Kabupaten Kerinci, terus bergulir.

Sejumlah kalangan mulai mendesak agar rekomendasi hasil audit tidak berhenti sebatas dokumen administrasi.

Temuan itu diminta ditindaklanjuti secara serius.

Terutama karena menyangkut penggunaan anggaran pada layanan kesehatan dasar.

Aktivis Kerinci, MHD Ilham, meminta aparat penegak hukum ikut memberi perhatian terhadap temuan tersebut.

Proyek Puskesmas Sanggaran Agung yang Jadi Temuan BPK RI 2026 Ternyata Dikerjakan CV Putra Sigegar Bumi

Kerinci – Proyek Rehab Berat Puskesmas Sanggaran Agung senilai Rp8,1 miliar yang menjadi temuan dalam audit BPK RI 2026 ternyata dikerjakan oleh CV Putra Sigegar Bumi.

Perusahaan ini beralamat di Desa Siulak Panjang, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Data tender yang dihimpun menunjukkan, CV Putra Sigegar Bumi menjadi pemenang tender pekerjaan Rehab Berat Puskesmas Sanggaran Agung pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci tahun anggaran APBD 2025.

Nilai pagu paketnya Rp8.132.000.000.

Nilai HPS-nya juga Rp8.132.000.000.

Rehab Berat Puskesmas Sanggaran Agung Rp 8,1 Miliar Jadi Temuan BPK RI 2026, Ini Rincian Masalahnya!

Kerinci — Proyek Rehab berat Puskesmas Sanggaran Agung senilai Rp 8.107.165.000 tahun 2025 bermasalah. Hasil aduit BPK RI tahun 2026 yang baru dirilis menunjukkan masalah proyek tersebut.

Temuan nomor 16 dalam daftar awal kita ternyata berada pada Temuan Nomor 15 Buku II BPK, dengan judul “Kekurangan Penerimaan atas Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan pada Dinas Kesehatan”.

Pekerjaan itu sudah dibayar lunas 100 persen, tetapi menurut BPK mengalami keterlambatan penyelesaian dan belum dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp65.733.770,27.

Tanpa Tender Bebas, 3 Perusahaan Ini Berbagi 'Kue' Proyek Alkes Dinkes Kerinci Rp 1,3 Miliar

Kerinci - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci tengah menggeber belanja fasilitas medis pada Tahun Anggaran 2026. Tak tanggung-tanggung, dana segar dari APBD senilai total Rp 1.330.551.450 (Rp 1,33 Miliar) digelontorkan untuk memborong perangkat medis dalam paket Belanja Modal Alat Kesehatan Umum Lainnya.

Dugaan Pelanggaran Teknis dalam Tender Rp 2,9 Miliar Puskesmas Tamiai

Proses tender proyek Rehab Sedang Puskesmas Tamiai tampaknya menyisakan problem. Tender proyek yang didanai APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci itu sempat diikuti 28 perusahaan. Sialnya, hanya tiga peserta yang benar-benar mengajukan penawaran.

Akhirnya, CV. Zifran Nugraha ditetapkan sebagai pemenang. Perusahaan yang mencantumkan alamatnya di mukai mudik kecamatan siulak mukai Kerinci itu, menawar dengan harga Rp 2.878.944.524,11. Hanya turun tipis 0,72% dari HPS sebesar Rp 2,9 miliar.

Tender Rehab Puskesmas Sanggaran Agung Rp 8,1 M Disorot, Ini 4 Klarifikasi CV Putra Sigegar Bumi

CV Putra Sigegar Bumi, perusahaan yang ditunjuk Pokja memenangkan tender rehab Puskesmas Sanggaran Agung Kerinci senilai Rp 8,1 miliar itu angkat bicara. Perusahaan yang beralamat di Desa Siulak Panjang, Kerinci ini memberikan klarifikasi untuk meluruskan spekulasi, klaim dan asumsi di balik tender proyek itu. Terutama soal klaim dan isu pengondisian tender.

Dalam surat tertulis kepada redaksi JambiLink, Direktur CV Putra Sigegar menyampaikan empat poin pernyataan. Soal minimnya penawar sah, CV Putra Sigegar Bumi mengaku tak tahu menahu.