Dinas Kesehatan Kerinci

Tanpa Tender Bebas, 3 Perusahaan Ini Berbagi 'Kue' Proyek Alkes Dinkes Kerinci Rp 1,3 Miliar

Kerinci - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci tengah menggeber belanja fasilitas medis pada Tahun Anggaran 2026. Tak tanggung-tanggung, dana segar dari APBD senilai total Rp 1.330.551.450 (Rp 1,33 Miliar) digelontorkan untuk memborong perangkat medis dalam paket Belanja Modal Alat Kesehatan Umum Lainnya.

Dugaan Pelanggaran Teknis dalam Tender Rp 2,9 Miliar Puskesmas Tamiai

Proses tender proyek Rehab Sedang Puskesmas Tamiai tampaknya menyisakan problem. Tender proyek yang didanai APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci itu sempat diikuti 28 perusahaan. Sialnya, hanya tiga peserta yang benar-benar mengajukan penawaran.

Akhirnya, CV. Zifran Nugraha ditetapkan sebagai pemenang. Perusahaan yang mencantumkan alamatnya di mukai mudik kecamatan siulak mukai Kerinci itu, menawar dengan harga Rp 2.878.944.524,11. Hanya turun tipis 0,72% dari HPS sebesar Rp 2,9 miliar.

Tender Rehab Puskesmas Sanggaran Agung Rp 8,1 M Disorot, Ini 4 Klarifikasi CV Putra Sigegar Bumi

CV Putra Sigegar Bumi, perusahaan yang ditunjuk Pokja memenangkan tender rehab Puskesmas Sanggaran Agung Kerinci senilai Rp 8,1 miliar itu angkat bicara. Perusahaan yang beralamat di Desa Siulak Panjang, Kerinci ini memberikan klarifikasi untuk meluruskan spekulasi, klaim dan asumsi di balik tender proyek itu. Terutama soal klaim dan isu pengondisian tender.

Dalam surat tertulis kepada redaksi JambiLink, Direktur CV Putra Sigegar menyampaikan empat poin pernyataan. Soal minimnya penawar sah, CV Putra Sigegar Bumi mengaku tak tahu menahu.