Bupati Kerinci

Bedah Angka Wara-wiri Pejabat Kerinci: Habiskan Rp 133 Juta Sebulan, Sehari Setara Gaji Sebulan Buruh!

Kerinci - Angka Rp 1.600.000.000 (Rp 1,6 Miliar) untuk pos Belanja Perjalanan Dinas Biasa Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Bagian Umum Pemkab Kerinci mungkin terdengar normatif di telinga birokrat.

Namun, mari kita bedah secara matematis agar publik bisa melihat seberapa fantastis dan jumbonya uang rakyat yang dibakar untuk ongkos transportasi dan akomodasi ini.

Jika total pagu anggaran satu tahun (12 bulan) tersebut kita pecah, maka gambarannya akan terlihat sangat mencolok:

Anggaran 'Wara-wiri' Bupati Kerinci dan Wakilnya di 2026 Capai Rp 1,6 M, Biaya Makan Minum Tamu Habiskan Nyaris Rp 1,3 M

Kerinci - Narasi efisiensi anggaran dan pengetatan ikat pinggang tampaknya masih jauh panggang dari api di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci. Alih-alih fokus pada pembangunan infrastruktur kerakyatan, dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026 pada Satuan Kerja "Bagian Umum" justru memperlihatkan deretan alokasi dana super jumbo untuk memanjakan fasilitas pejabat daerah.

Viral Aksi Warga Pulau Tengah Kerinci Mancing di Jalan Rusak, Harap Penerintah Segera Perbaiki

Aksi unik dilakukan warga Desa Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, Jambi, untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait kondisi jalan yang rusak parah. Mereka menggelar aksi memancing ikan di kubangan air yang menggenangi badan jalan.

Aksi yang menjadi simbol harapan warga ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Facebook Nco Parwan pada Selasa (30/9/2025). Dalam unggahannya, ia secara halus menyampaikan pesannya kepada Gubernur Jambi dan Bupati Kerinci.

Dugaan Pelanggaran Teknis dalam Tender Rp 2,9 Miliar Puskesmas Tamiai

Proses tender proyek Rehab Sedang Puskesmas Tamiai tampaknya menyisakan problem. Tender proyek yang didanai APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci itu sempat diikuti 28 perusahaan. Sialnya, hanya tiga peserta yang benar-benar mengajukan penawaran.

Akhirnya, CV. Zifran Nugraha ditetapkan sebagai pemenang. Perusahaan yang mencantumkan alamatnya di mukai mudik kecamatan siulak mukai Kerinci itu, menawar dengan harga Rp 2.878.944.524,11. Hanya turun tipis 0,72% dari HPS sebesar Rp 2,9 miliar.

Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Kolaborasi Monadi–Alfin, Dr Jafar: "Ini tentang membangun fondasi masa depan"

Tak semua pemekaran berakhir baik. Tapi hari itu, Jumat 16 Mei 2025, di sela-sela agenda akademik di kampus IAIN Kerinci yang padat, suara seorang rektor terdengar lantang dan lebih dari sekadar akademis.

“Ini bukan soal administratif. Ini tentang membangun fondasi masa depan,” ujar Dr. Jafar Ahmad, Rektor IAIN Kerinci.