Berita Tanjab Barat Terkini

Dinas Perkim Tanjab Barat Siapkan 66 Paket, Belanja Terbesar Justru Swakelola Rp18,97 Miliar

Tanjab Barat – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalokasikan anggaran tahun 2026 sebesar Rp23.197.212.260.

Anggaran itu tersebar dalam 66 paket Rencana Umum Pengadaan.

Seluruhnya berada pada instansi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, satuan kerja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tanjung Jabung Barat - 1.04.2.10.0.00.01.0000.

Sumber dananya APBD 2026.

Belanja PUPR Tanjab Barat 2026 Tembus Rp27,58 Miliar, Swakelola Jalan Jadi Paket Terbesar Rp12,9 Miliar

Tanjab Barat – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalokasikan sedikitnya Rp27.586.942.389 dalam Rencana Umum Pengadaan tahun anggaran 2026.

Angka itu tersebar dalam 55 paket.

Seluruh paket berada pada instansi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat - 1.03.0.00.0.00.01.0000.

Sumber dananya seluruhnya tercatat dari APBD 2026.

Modus 'Main Pesan' Tawas, Eks Direktur PDAM Tanjabbar Jadi Tersangka Korupsi Rp 5 Miliar

Tanjab Barat - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi berjemaah di tubuh PDAM Tirta Pengabuan. Ulah ketiganya dalam menyelewengkan dana subsidi ditaksir telah merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp 5 miliar.

Pengumuman penetapan tersangka ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, pada Kamis (2/4/2026) malam, didampingi jajaran Kasi Pidsus, Kasi Intel, Kasi Datun, dan Kasi Barang Bukti.

Rincian Belanja Kilat RSUD Tanjab Barat, CV Excel Pegang Proyek Makan Minum Rp 2 Miliar

Kuala Tungkal - Manajemen RSUD KH. Daud Arif Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) tampaknya tak mau menunda-nunda penyerapan anggaran di awal Tahun Anggaran 2026.

Belum genap dua bulan berjalan, rumah sakit pelat merah ini langsung tancap gas. Berdasarkan data per Februari 2026, RSUD KH. Daud Arif tercatat sudah mengalokasikan dan memproses belanja barang dan jasa dengan total menembus Rp 3.229.777.776 (Rp 3,2 Miliar).