E-Katalog Versi 6

Paket Listrik RSUD Mayjen Thalib Rp 1,55 Miliar lewat E-Katalog, Apa Saja yang Dibeli?

Sungai Penuh - Paket pengadaan listrik di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Kota Sungai Penuh, tercatat senilai Rp1.546.896.000. Pengadaannya menggunakan dana Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD tahun anggaran 2026, melalui E-Katalog Versi 6.0.

Nama paketnya “Belanja Modal Aset Lainnya BLUD (Pekerjaan Tavo Listrik)”. Penyedia yang tercantum dalam rekap pengadaan adalah GUSTI SAPTA.

Nilainya sekitar Rp1,55 miliar. Namun, rincian barang yang diperoleh rumah sakit dari nilai tersebut belum terlihat dalam rekap yang ditelaah.

Athalla Kawan Medikal Catat Rp 1,22 Miliar, Menelisik Pengadaan Dinkes Kerinci Rp 6,58 Miliar

Kerinci - Nama Athalla Kawan Medikal berada di urutan teratas dalam data pengadaan barang Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2026. Penyedia tersebut tercatat menangani satu paket bahan reagen sanitarian senilai Rp1.221.470.640.

Nilainya setara 18,57 persen dari keseluruhan transaksi dalam berkas yang ditelaah, yakni Rp6.578.506.512. Data itu memuat 68 transaksi, 49 nama penyedia, dan 13 kode Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Skandal Sapi Muaro Jambi Belum Usai, Jejak Pengadaan 2025 Rp 2,73 Miliar Terungkap, Libatkan 4 Penyedia

MUARO JAMBI – Kasus dugaan korupsi pengadaan bibit sapi di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, ternyata menyimpan cerita lain. Ketika proyek tahun 2024 senilai Rp1,55 miliar kini menyeret mantan kepala dinas dan direktur perusahaan penyedia sebagai tersangka, penelusuran Tim Jambi Link menemukan anggaran pengadaan sapi pada tahun berikutnya justru meningkat tajam.

Tak tanggung-tanggung.

Yutaka Tangani Paket ABT Angkutan Jambi Rp 1,13 M, Total Dua Paket Rp 5,06 M

Jambi - Paket bantuan operasional angkutan umum melalui anggaran perubahan Dinas Perhubungan Kota Jambi mencatat nama Yutaka Trans Fabio sebagai penyedia. Nilainya Rp1.134.282.240, dari pagu yang disiapkan sebesar Rp1,2 miliar.

Nama perusahaan yang sama juga tercantum pada paket bantuan operasional angkutan umum sejak awal tahun, dengan nilai Rp3.926.361.600. Jika dijumlahkan, dua catatan pengadaan tersebut mencapai Rp5.060.643.840 atau sekitar Rp5,06 miliar.