Maulana Buka Wali Kota Cup 2026, 200 Atlet Adu Kemampuan di Tengah Kabut Asap

WIB
Ist

Maulana Buka Wali Kota Cup 2026, 200 Atlet Adu Kemampuan di Tengah Kabut Asap

JAMBI – Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi tak menyurutkan semangat para atlet untuk bertanding dan mengejar prestasi. Di dalam atrium Lippo Plaza Jambi, sekitar 200 atlet tenis meja berkumpul mengikuti Kejuaraan Tenis Meja Wali Kota Cup 2026, Jumat (9/10/2026).

Kejuaraan tersebut resmi dibuka Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Ajang ini diikuti atlet dari berbagai kelompok usia, mulai dari pelajar sekolah dasar hingga kategori senior.

Pelaksanaan di dalam pusat perbelanjaan menjadi salah satu upaya menyediakan tempat pertandingan yang nyaman dan aman bagi para atlet di tengah kondisi kabut asap.

Maulana mengapresiasi panitia pelaksana, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Jambi, serta manajemen Lippo Plaza Jambi yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Kita bersyukur dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk membuka Kejuaraan Tenis Meja Wali Kota Cup 2026. Terima kasih kepada manajemen Lippo Plaza Jambi yang telah menyediakan tempat sehingga anak-anak dan para atlet dapat bertanding dengan nyaman di dalam ruangan, meskipun kondisi di luar sempat diselimuti kabut asap,” ujar Maulana.

Bagi Maulana, kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai juara atau membawa pulang trofi. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang pembinaan untuk membentuk karakter generasi muda.

Melalui olahraga, anak-anak belajar disiplin, membangun kepercayaan diri, mengasah semangat juang, serta menjaga kebugaran tubuh.

Ia menilai, energi dan potensi generasi muda perlu diarahkan ke kegiatan positif. Latihan rutin dan pengalaman bertanding menjadi bagian penting dalam proses membangun mental sekaligus kemampuan atlet.

“Anak-anak kita memiliki energi yang luar biasa. Karena itu, perlu disalurkan melalui kegiatan positif seperti olahraga. Dengan latihan dan mengikuti turnamen, kita membentuk fisik yang sehat, mental yang tangguh, rasa percaya diri, serta semangat untuk terus belajar dan berprestasi,” tegasnya.

Wali Kota Jambi Maulana juga menyoroti pentingnya prestasi olahraga sebagai salah satu modal bagi pelajar untuk meraih kesempatan pendidikan yang lebih luas, piala dan sertifikat kejuaraan bukan sekadar tanda keberhasilan dalam pertandingan, tetapi juga dapat menjadi bukti prestasi yang mendukung pendaftaran pendidikan melalui jalur prestasi, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sertifikat kejuaraan ini memiliki nilai penting bagi anak-anak kita. Saya berharap, prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih kesempatan yang lebih baik dalam pendidikan maupun olahraga,” tambahnya.

Karena itu, ia berharap kejuaraan seperti Wali Kota Cup dapat menjadi pemacu semangat bagi para atlet muda untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Prestasi, menurutnya, perlu dibangun melalui proses yang konsisten, bukan hanya mengandalkan hasil dalam satu pertandingan.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua PTMSI Kota Jambi, Ridho Utama, menyampaikan bahwa kejuaraan tahun ini melibatkan peserta dari kategori pelajar hingga senior.

Berdasarkan data panitia, peserta terdiri atas 38 atlet kategori SD putra dan putri, 37 atlet kategori SMP putra dan putri, serta 43 peserta kategori senior non-Porda/Porprov.

Selain itu, terdapat 48 peserta kategori ganda non-Porda/Porprov yang terbagi dalam 24 pasangan.

Peserta juga datang dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, serta dari Provinsi Bengkulu dan Bangka Belitung. Kehadiran atlet lintas daerah tersebut diharapkan memperluas pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kualitas persaingan.

Ridho mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jambi, Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Kota Jambi, manajemen Lippo Plaza Jambi, serta para sponsor yang ikut menyukseskan kegiatan.

Kejuaraan Tenis Meja Wali Kota Cup 2026 diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet, memperkuat sportivitas, dan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Jambi di tingkat yang lebih tinggi.

Sebab, di balik setiap pertandingan, ada proses panjang yang sedang dibangun: latihan, disiplin, keberanian menghadapi lawan, dan tekad untuk terus berkembang. Dari lapangan seperti inilah, bibit-bibit atlet masa depan diharapkan mulai tumbuh.

BeritaSatu Network