Ketua Umum Perbakin Provinsi Jambi , Raja P Surbakti SE, MM dan Pengacara Muda Jambi Adv Arnold Yoseph Pardede, S.H Sambut Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo

WIB
Ist

Jambi - Ketua Umum Pengprov Perbakin Jambi Raja P. Surbakti dan advokat Arnold Yoseph Pardede menyampaikan selamat datang kepada Kapolda Jambi Irjen Widodo. Keduanya berharap kepemimpinan baru di Polda Jambi memperkuat keamanan sekaligus kedekatan polisi dengan masyarakat.

Widodo menggantikan Irjen Krisno H. Siregar. Kedatangannya di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah disambut harapan dari berbagai kalangan, termasuk organisasi olahraga dan praktisi hukum.

Raja P. Surbakti, S.E., M.M., berharap Widodo dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjaga situasi Jambi tetap aman dan tertib.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kapolda Jambi, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. Kehadiran beliau diharapkan mampu membawa angin segar, khususnya dalam menjaga kondusifitas, keamanan, serta ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi,” ujar Raja.

Sambutan serupa disampaikan Adv. Arnold Yoseph Pardede, S.H. Pengacara muda Jambi itu berharap kepolisian terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat.

Arnold menyoroti pentingnya hubungan yang kuat antara polisi, organisasi masyarakat, praktisi hukum, dan organisasi olahraga menembak. Ia optimistis komunikasi yang terjalin baik dapat membantu upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Jambi.

Raja dan Arnold juga menyatakan kesiapan mendukung program kerja Polda Jambi. Keduanya berharap kerja sama tersebut dapat ikut menjaga suasana daerah yang aman, damai, dan kondusif bagi aktivitas masyarakat.

“Selamat datang dan selamat bertugas, Jenderal,” demikian ucapan Raja dan Arnold.

Pergantian Kapolda Jambi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Sebelum mendapat penugasan di Jambi, Widodo menjabat Kapolda Gorontalo. Sementara itu, Krisno dimutasikan menjadi perwira tinggi Bareskrim Polri.

Widodo mengikuti penyambutan di Mapolda Jambi pada Rabu (14/10/2026) pagi. Prosesi tersebut memadukan tradisi pedang pora dengan adat Melayu Jambi, termasuk pertunjukan silat, kato bejawab, dan penaburan beras kunyit.

Sejumlah persoalan daerah menjadi perhatian Widodo pada awal penugasannya. Seusai penyambutan, ia menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan serta persoalan pertambangan emas tanpa izin.

Dilansir ANTARA, Widodo meminta keterlibatan pakar untuk mencari cara mengatasi kebakaran di kawasan taman nasional yang sulit dijangkau. Mengenai pertambangan tanpa izin, ia menekankan perlunya kerja sama untuk mencari penyelesaian dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat dan ketentuan hukum.

BeritaSatu Network