Dukung Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Muaro Jambi Dorong Petani Tanam Padi Dua Kali Setahun

WIB
IST

MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Pertanian dan Hortikultura terus mendorong petani padi sawah untuk meningkatkan produktivitas dengan menerapkan sistem tanam dua kali dalam setahun.

Langkah ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang digalakkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, guna memastikan ketersediaan beras bagi kebutuhan lokal maupun nasional.

Belum Optimal, Baru 340 Hektar Terapkan Pola Tanam Dua Kali
Sekretaris Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Muaro Jambi, Madong Butarbutar, mengungkapkan bahwa meskipun sebagian petani sudah menerapkan pola tanam dua kali setahun, implementasinya masih jauh dari optimal.

"Saat ini baru sekitar 340 hektar dari total 5.700 hektar lahan sawah yang menerapkan pola tanam dua kali setahun," kata Madong.

Menurut Madong, ada beberapa faktor yang membuat petani enggan menerapkan metode tanam dua kali dalam setahun.

  • Sebagian besar petani hanya menanam untuk konsumsi pribadi, bukan untuk dijual, sehingga mereka tidak melihat urgensi meningkatkan produksi.
  • Tingkat serangan hama lebih tinggi pada periode kedua tanam, sehingga petani khawatir akan gagal panen.

Padahal, Dinas Pertanian telah menyediakan solusi gratis untuk mengatasi kendala tersebut.

"Kami menyediakan racun hama secara gratis, begitu juga dengan bibit padi. Jadi petani tidak perlu khawatir soal serangan hama," jelasnya.

Untuk mengatasi hambatan ini, Dinas Pertanian Muaro Jambi berencana meningkatkan penyuluhan kepada petani agar mereka memahami manfaat ekonomi dan ketahanan pangan dari sistem tanam dua kali setahun.

Dengan optimalisasi program ini, diharapkan produksi beras Kabupaten Muaro Jambi meningkat signifikan, sekaligus mendukung program nasional untuk mencapai ketahanan pangan yang lebih kuat.(*)

BeritaSatu Network