Sempat Disoal Tahun Lalu, BWSS VI Kembali Kucurkan Rp 15,2 Miliar untuk Normalisasi Batang Merao

WIB
IST

Kerinci - Proyek normalisasi Sungai Batang Merao yang melintasi Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci kembali dilanjutkan tahun ini. Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi secara resmi telah meluncurkan tender untuk kelanjutan proyek tersebut.

Tak tanggung-tanggung, nilai pagu paket yang disiapkan mencapai Rp 15,28 miliar.

Proyek ini menjadi sorotan publik lantaran pada tahun anggaran 2025 lalu, pengerjaan normalisasi di sungai yang sama sempat menuai masalah dan dikritik berbagai pihak. Namun, tahun ini Kementerian PUPR melalui BWSS VI tetap tancap gas.

Tender dengan nama paket Pembangunan Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci ini dibuat pada 22 Januari 2026.

Sumber dana proyek ini berasal dari APBN 2026 dengan nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri) sama persis dengan pagu, yakni Rp 15.280.000.000,00.

"Satuan Kerja (Satker) pelaksananya adalah SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera VI Provinsi Jambi," bunyi keterangan dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan tersebut.

Saat ini, tahapan tender telah memasuki pengumuman pascakualifikasi. Proyek ini masuk dalam kualifikasi usaha menengah.

Pemerintah menetapkan metode pengadaan berupa tender pascakualifikasi satu file dengan sistem harga terendah gugur. Artinya, penawar terendah yang memenuhi syarat administrasi dan teknis berpeluang besar memenangkan proyek jumbo ini.

Para peserta tender diwajibkan memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) sesuai dokumen pemilihan dan pengalaman pekerjaan konstruksi minimal dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh kini menanti realisasi proyek belasan miliar ini, sembari berharap pengerjaannya tidak lagi menimbulkan masalah seperti tahun sebelumnya.(*)

BeritaSatu Network