Batanghari - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari tak main-main dalam melanjutkan pembangunan landmark keagamaan di wilayahnya. Untuk memastikan kelanjutan proyek Islamic Center berjalan mulus tanpa cacat, dana sebesar Rp 2.004.369.000 (Rp 2 Miliar) dari APBD 2026 disiapkan khusus untuk menyewa jasa konsultan Manajemen Konstruksi (MK).
Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP), proyek yang berada di bawah komando Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batang Hari ini diberi nama paket "Manajemen Konstruksi Lanjutan Pembangunan Gedung Islamic Centre dan Bangunan Penunjang".
Pagu anggaran untuk jasa pengawasan ini dipatok di angka Rp 2,004 miliar, dengan Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp 2.004.160.000.
Kucuran dana miliaran rupiah untuk jasa pihak ketiga ini bukan tanpa alasan. Konsultan pemenang nantinya akan memikul tanggung jawab besar (Lingkup Pekerjaan) yang meliputi pengendalian waktu, pemantauan biaya, pencapaian target fisik (kuantitas dan kualitas), hingga tertib administrasi.
Pengawalan ketat ini diwajibkan sejak tahap persiapan, perencanaan, eksekusi konstruksi di lapangan, hingga masa pemeliharaan bangunan berakhir.
Pihak Dinas PUTR juga menetapkan sasaran tegas. Bangunan lanjutan Islamic Center dan fasilitas penunjangnya ini nantinya harus selesai tepat waktu, tepat biaya, serta terwujud menjadi gedung yang andal, laik fungsi, dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat Batanghari.
Konsultan juga diwajibkan menyetorkan laporan pengawasan konstruksi secara berlapis, mulai dari laporan harian, mingguan, bulanan, hingga laporan akhir manajemen konstruksi.
Saat ini, proses tender berskema Seleksi Prakualifikasi Dua File (Kualitas dan Biaya) tersebut tengah bergulir. Sejak dibuka pengumumannya pada 26 Maret 2026 lalu, tahapan lelang kini sedang memasuki fase 'Kirim Persyaratan Kualifikasi' yang akan ditutup pada Senin, 6 April 2026.
Jika tidak ada aral melintang, pihak ULP akan mengumumkan siapa konsultan yang berhak mengawal pembangunan Islamic Center ini pada 21 April 2026. Sementara itu, penandatanganan kontrak kerja secara resmi dijadwalkan akan berlangsung antara 28 April hingga 12 Mei 2026.
Mengingat Islamic Center diproyeksikan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Batanghari, publik tentu berharap perusahaan pemenang tender ini benar-benar kompeten dalam mengawasi setiap jengkal bata yang dibangun oleh kontraktor fisik nantinya!(*)