Jambi - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satuan Kerja (Satker) SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air dan Pemanfaatan Air Sumatera VI (BWSS VI) Provinsi Jambi mulai tancap gas di tahun 2026.
Dana jumbo bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai total Rp 60.537.099.308 (Rp 60,5 Miliar) resmi digelontorkan untuk mengeksekusi 10 paket proyek fisik maupun pengawasan (supervisi).
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang telah bergulir dengan status "Selesai" tender, fokus utama proyek miliaran rupiah ini adalah infrastruktur strategis penanganan banjir, pengaman tebing, hingga pembangunan embung di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Alokasi anggaran paling 'gendut' mengalir untuk pekerjaan Pembangunan Pengaman Tebing Intake PDAM Aur Duri di Kota Jambi. Proyek fisik ini berhasil dimenangkan oleh PT. BANGUN YODYA PERSADA dengan nilai kontrak yang fantastis, yakni mencapai Rp 16.320.000.000 (Rp 16,3 Miliar).
Guna memastikan proyek belasan miliar ini tidak dikerjakan asal-asalan, Kementerian PU juga menunjuk CV. BAKTI PARAMUDA sebagai Konsultan Supervisi dengan nilai kontrak Rp 775.527.696.
Di posisi kedua, ada megaproyek Pembangunan Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao yang melintasi Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Proyek senilai Rp 12.987.306.250 (Rp 12,9 Miliar) ini dieksekusi oleh PT. PONJEN EMAS. Tugas pengawasannya diserahkan kepada CV. BINTANG SEMBILAN KONSULTAN melalui mekanisme Penunjukan Langsung dengan biaya Rp 693.300.783.
Untuk memastikan transparansi publik, berikut adalah rincian lengkap 10 paket pekerjaan (Fisik & Supervisi) dari Kementerian PU yang tengah berjalan di Provinsi Jambi:
A. Kategori Pengendalian Banjir & Sungai (SNVT Sumatera VI):
- Pekerjaan Pembangunan Pengaman Tebing Intake PDAM Aur Duri di Kota Jambi
- Kontraktor: PT. BANGUN YODYA PERSADA
- Nilai Proyek: Rp 16.320.000.000
- Supervisi Pekerjaan Pembangunan Pengaman Tebing Intake PDAM Aur Duri
- Konsultan: CV. BAKTI PARAMUDA
- Nilai Proyek: Rp 775.527.696
- Pembangunan Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao (Kota Sungai Penuh - Kab. Kerinci)
- Kontraktor: PT. PONJEN EMAS
- Nilai Proyek: Rp 12.987.306.250
- Supervisi Pembangunan Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao
- Konsultan: CV. BINTANG SEMBILAN KONSULTAN
- Nilai Proyek: Rp 693.300.783
- Pembangunan Pengendalian Banjir Sungai Batang Tebo (Kabupaten Bungo)
- Kontraktor: PT. ANDINA TEKNIK KONSTRUKSI
- Nilai Proyek: Rp 9.724.000.000
- Supervisi Pembangunan Pengendalian Banjir Sungai Batang Tebo
- Konsultan: PT. EKUILAPATTRA ENJINERING KONSULTAN
- Nilai Proyek: Rp 543.200.034
- Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Kabupaten Kerinci
- Kontraktor: CV. DUTA PANCA LAKSANA
- Nilai Proyek: Rp 9.152.000.778
- Supervisi Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Kabupaten Kerinci
- Konsultan: CV. Atrium Arsitek Konsultan Perancang
- Nilai Proyek: Rp 541.834.290
B. Kategori Pemanfaatan Air / Embung (SNVT Sumatera VI): 9. Pembangunan Embung Desa Purwodadi Kab. Tanjung Jabung Barat (Tahap I)
- Kontraktor: CV. Cahaya Bintang Timur
- Nilai Proyek: Rp 9.101.530.137
- Konsultan Supervisi Pembangunan Embung Desa Purwodadi (Tahap I)
- Konsultan: CV. CENTRINA ENGINEERING
- Nilai Proyek: Rp 698.399.346
Dengan disuntikkannya dana APBN puluhan miliar ini, masyarakat Provinsi Jambi tentu berharap ancaman banjir yang kerap melanda saat musim penghujan dapat segera teratasi, serta kebutuhan air baku masyarakat Tanjung Jabung Barat dapat terpenuhi lewat Embung Purwodadi.(*)