Awas 'Kekurangan Volume' Terulang, Pemenang Tender Jalan Blok E Alai Ilir CV Surya Citra Persada Pernah Disorot BPK RI 2025

WIB
IST

Tebo – Tender Rehabilitasi/Rekonstruksi Jalan Blok E Alai Ilir - Blok C Alai Ilir (15.09.08.001) di Kabupaten Tebo tahun anggaran 2026 sudah selesai.

Pemenangnya CV Surya Citra Persada.

Nilai negosiasinya Rp4.156.401.991,63.

Perusahaan ini beralamat di Jl. Matahari I No. 47 RT 09, Kelurahan Selamat, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Sekilas, ini proyek jalan biasa.

Namun begitu datanya dibaca lebih pelan, ada beberapa titik yang membuat tender ini layak disorot.

Pertama, nilai pagu dan HPS nyaris sama.

Pagu paket Rp4.162.289.141.

HPS paket Rp4.162.289.000.

Selisihnya hanya Rp141.

Kedua, tender diikuti 11 peserta, tetapi hanya CV Surya Citra Persada yang tercatat memasukkan harga penawaran.

Ketiga, harga akhir pemenang hanya turun sekitar Rp5,88 juta dari HPS.

Itu sekitar 0,14 persen saja.

Keempat, CV Surya Citra Persada bukan nama baru dalam proyek infrastruktur Jambi. Perusahaan ini disebut pernah menjadi rekanan pada proyek jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang masuk temuan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Tahun 2025 karena kekurangan volume pekerjaan senilai Rp728.994.050,24.

Di titik inilah proyek jalan Blok E Alai Ilir - Blok C Alai Ilir tidak bisa dibaca sekadar tender selesai.

Publik berhak bertanya: apakah rekam jejak lama menjadi bahan evaluasi serius? Atau cukup asal syarat administrasi terpenuhi, perusahaan boleh kembali mengerjakan proyek jalan baru?

Data Pokok Tender

NoUraianDetail
1Nama TenderRehabilitasi/Rekonstruksi Jalan Blok E Alai Ilir - Blok C Alai Ilir
2Kode RUP67066352
3Nama PaketRehabilitasi/Rekonstruksi Jalan Blok E Alai Ilir - Blok C Alai Ilir (15.09.08.001)
4Sumber Dana RUPAPBD
5Sumber Dana DokumenAPBD Kab. Tebo, DBH Sawit TA 2026
6Uraian SingkatUraian Pek. EC.pdf
7Tanggal Pembuatan13 Mei 2026
8Tahap TenderTender Sudah Selesai
9K/L/PDKabupaten Tebo
10Satuan KerjaDinas PUPR dan Perumahan Rakyat
11Jenis PengadaanPekerjaan Konstruksi
12MetodeTender, Pascakualifikasi Satu File, Harga Terendah Sistem Gugur
13Reverse AuctionTidak menggunakan
14Tahun AnggaranAPBD 2026
15Jenis KontrakHarga Satuan
16LokasiKabupaten Tebo
17Kualifikasi UsahaKecil

Pagu, HPS, dan Harga Pemenang

UraianNilaiCatatan
PaguRp4.162.289.141Nilai paket
HPSRp4.162.289.000Selisih Rp141 dari pagu
PenawaranRp4.156.585.141,64CV Surya Citra Persada
TerkoreksiRp4.156.585.141,64Sama dengan penawaran
NegosiasiRp4.156.401.991,63Harga akhir
Selisih HPS-NegosiasiRp5.887.008,37Sekitar 0,14 persen
Selisih Penawaran-NegosiasiRp183.150,01Turun sangat tipis

Angka ini tidak otomatis salah.

Namun dalam tender pemerintah, apalagi proyek jalan, selisih yang sangat tipis dari HPS selalu menarik perhatian.

Pagu dan HPS hanya beda Rp141.

Penawaran pemenang hanya turun sekitar Rp5,7 juta dari HPS.

Negosiasi hanya menurunkan harga sekitar Rp183 ribu dari harga penawaran.

Untuk proyek bernilai lebih dari Rp4,1 miliar, angka-angka ini terasa sangat dekat.

Pertanyaannya: apakah kompetisi harga benar-benar berjalan?

Pemenang Tender

NoUraianDetail
1Pemenangcv.suryacitrapersada
2AlamatJl. Matahari I No. 47 RT 09, Kel. Selamat, Telanaipura, Kota Jambi
3NPWP00*7**8****31**0
4PenawaranRp4.156.585.141,64
5TerkoreksiRp4.156.585.141,64
6NegosiasiRp4.156.401.991,63

Pemenang berasal dari Kota Jambi.

Lokasi pekerjaan berada di Kabupaten Tebo.

Secara aturan, itu tidak menjadi masalah.

Namun pengawasan lapangan menjadi penting. Terutama untuk memastikan pekerjaan benar-benar dikendalikan di lokasi, bukan hanya lewat dokumen.

Tender ini mencatat 11 peserta.

Namun hanya cv.suryacitrapersada yang tercatat memiliki harga penawaran.

Daftar Peserta

NoPeserta/NPWPKeterangan
1cv.suryacitrapersada / 00*7**8****31**0Menawar dan menang
2CV Avindo / 00*9**3****01**0Tidak tercatat harga
3Selaras Dua Putri / 09*2**4****31**0Tidak tercatat harga
4CV Tata Karya Pratama / 08*1**3****01**0Tidak tercatat harga
5cv.muara gunung / 09*6**3****01**0Tidak tercatat harga
6CV Tri Marka Djaya / 04*0**0****32**0Tidak tercatat harga
7PT Arideza Maju Bersama / 09*2**2****68**0Tidak tercatat harga
8CV Jihan Karya Utama / 06*2**7****03**0Tidak tercatat harga
9Barito Gema Raya / 10*0**0****69**5Tidak tercatat harga
10Baston Pillar Barakarsa / 01*5**0****28**0Tidak tercatat harga
11CV Tekad Maju Bersama / 09*6**4****35**0Tidak tercatat harga

Inilah titik yang paling mudah memantik pertanyaan.

Tender menggunakan metode harga terendah sistem gugur.

Pesertanya 11.

Tetapi hanya satu harga yang terlihat.

Jika hanya satu peserta yang benar-benar menawar, kompetisi harga praktis tidak terbaca.

Apakah 10 peserta lain tidak mengunggah dokumen harga?

Apakah mereka gugur administrasi?

Apakah tidak memenuhi syarat teknis?

Apakah hanya ikut mendaftar?

Atau ada faktor lain?

Dinas PUPR Tebo dan Pokja perlu menjelaskan agar publik tidak berspekulasi.

Dokumen uraian singkat pekerjaan menyebut paket ini berada dalam Program Penyelenggaraan Jalan.

Kegiatannya Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota.

Sub kegiatannya Rekonstruksi Jalan.

Pekerjaannya adalah Rehabilitasi/Rekonstruksi Jalan Blok E Alai Ilir - Blok C Alai Ilir (15.09.08.001).

Lokasi pekerjaan: Kabupaten Tebo.

Sumber dana: APBD Kabupaten Tebo (DBH Sawit) TA 2026.

Nilai pagu pekerjaan: Rp4.162.289.141.

Masa pelaksanaan: 120 hari kalender.

Ini berarti pekerjaan harus selesai dalam waktu sekitar empat bulan.

Untuk pekerjaan jalan dengan drainase, tanah, perkerasan beton, beton kurus, dan marka, masa 120 hari harus dikelola ketat.

Uraian Singkat Pekerjaan

NoUraianDetail
1ProgramPenyelenggaraan Jalan
2KegiatanPenyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota
3Sub kegiatanRekonstruksi Jalan
4PekerjaanJalan Blok E Alai Ilir - Blok C Alai Ilir
5LokasiKabupaten Tebo
6DanaAPBD Kab. Tebo, DBH Sawit TA 2026
7PaguRp4.162.289.141
8Pelaksanaan120 hari kalender

Lingkup Pekerjaan

DivisiPekerjaanSatuan
UmumMobilisasiLs
UmumManajemen dan Keselamatan Lalu LintasLs
UmumKeselamatan dan Kesehatan KerjaLs
DrainaseGalian selokan drainase dan saluran airM3
Tanah/geosintetikTimbunan biasa dari sumber galianM3
Tanah/geosintetikPenyiapan badan jalanM2
PerkerasanLapis pondasi agregat Kelas AM3
PerkerasanPerkerasan beton semenM3
PerkerasanLapis pondasi bawah beton kurusM3
Lain-lainMarka jalan termoplastikM2

Dari lingkup pekerjaan ini, kualitas paling penting bukan hanya permukaan jalan.

Drainase harus benar.

Timbunan harus sesuai.

Badan jalan harus siap.

Lapis pondasi agregat harus cukup.

Perkerasan beton semen harus sesuai mutu.

Beton kurus harus sesuai fungsi.

Marka jalan harus terpasang sesuai ketentuan.

Jika item-item ini tidak dikerjakan sesuai volume dan spesifikasi, jalan bisa cepat rusak.

Syarat Administrasi

NoSyaratKeterangan
1Legalitas usahaMemenuhi peraturan
2SBUSesuai dokumen
3NIBSesuai dokumen
4PajakValid berdasarkan KSWP
5AktaPendirian/perubahan
6KuasaJika dikuasakan
7Pegawai tetapBukti jika dikuasakan
8KTPWajib
9Pakta integritasWajib disetujui
10Surat pernyataanWajib disetujui

Ketentuan SBU

Jenis UsahaSyaratCatatan
Usaha kecilMaksimal 1 SBUBerlaku untuk paket ini
Menengah/besarMaksimal 2 SBUKetentuan umum
SBUSesuai dokumenHarus valid
NIBSesuai dokumenHarus valid

Syarat Teknis

NoSyaratKeterangan
1PengalamanPekerjaan konstruksi 4 tahun terakhir
2SKPMemperhitungkan Sisa Kemampuan Paket
3Usaha kecil baruPengecualian pengalaman sampai Rp2,5 miliar
4Paket Rp2,5 M–Rp15 MWajib 1 pengalaman bidang sama

Karena nilai paket ini berada di atas Rp2,5 miliar dan di bawah Rp15 miliar, pengalaman bidang yang sama menjadi penting bagi usaha kecil yang baru berdiri kurang dari tiga tahun.

Ini bukan proyek coba-coba.

Jalan bernilai Rp4,16 miliar tetap butuh kontraktor yang paham pekerjaan jalan.

Rekam Jejak Lama Jadi Sorotan

Bagian yang membuat pemenang tender ini menarik adalah rekam jejak yang disebut dalam bahan audit.

CV Surya Citra Persada disebut pernah mengerjakan proyek Peningkatan Jalan Air Hitam Laut–Sungai Cemara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Nilai kontraknya Rp3.262.917.000.

Kontraknya bernomor 19/SPK/BM/DPUPRTJT/APBD/2024 tertanggal 8 Mei 2024.

Masa pelaksanaannya 150 hari kalender.

Dalam bahan yang merujuk LHP BPK RI Perwakilan Jambi Tahun 2025, proyek itu disebut menjadi temuan karena adanya kekurangan volume pekerjaan senilai Rp728.994.050,24.

Pembayaran disebut telah mencapai Rp3.099.771.150 atau 95 persen dari nilai kontrak.

Pembayaran terakhir dicatat pada 25 November 2024 senilai Rp2.120.896.050.

BPK disebut melakukan pemeriksaan fisik bersama PPK, penyedia jasa, dan konsultan pengawas.

Hasilnya, ditemukan selisih signifikan pada dua item pekerjaan utama.

Proyek Lama yang Disorot

UraianDetailNilai
ProyekJalan Air Hitam Laut–Sungai Cemara-
LokasiTanjung Jabung Timur-
PenyediaCV Surya Citra Persada-
Kontrak19/SPK/BM/DPUPRTJT/APBD/2024-
Tanggal8 Mei 2024-
Masa kerja150 hari kalender-
Nilai kontrak-Rp3.262.917.000
Pembayaran95 persenRp3.099.771.150
Pembayaran terakhir25 November 2024Rp2.120.896.050
Temuan kurang volume2 item utamaRp728.994.050,24

Nilai kekurangan volume Rp728.994.050,24 setara sekitar 22,34 persen dari nilai kontrak.

Itu angka besar.

Nyaris seperempat nilai kontrak.

Karena itu, ketika perusahaan yang sama kembali menang proyek jalan, publik wajar meminta penjelasan lebih terbuka.

Apakah temuan lama sudah ditindaklanjuti?

Apakah sudah ada pengembalian?

Apakah ada sanksi?

Apakah performa penyedia dinilai ulang?

Apakah evaluasi tender baru mempertimbangkan rekam jejak kualitas pekerjaan?

Rincian Temuan Kekurangan Volume

ItemSelisih VolumeNilai Selisih
Lapis Pondasi Agregat Kelas B114,37 m³Rp263.301.985,05
Timbunan Pilihan dari Sumber Galian562,83 m³Rp465.692.065,19
Total-Rp728.994.050,24

Rinciannya cukup tajam.

Pada Lapis Pondasi Agregat Kelas B, volume kontrak disebut 810,00 m³. Yang terpasang 695,63 m³. Selisih 114,37 m³. Nilai selisih Rp263.301.985,05.

Pada Timbunan Pilihan dari Sumber Galian, volume kontrak disebut 1.124,11 m³. Yang terpasang 561,28 m³. Selisih 562,83 m³. Nilai selisih Rp465.692.065,19.

BPK disebut menegaskan kekurangan volume tersebut berpotensi mengurangi kualitas jalan sekaligus menimbulkan indikasi kerugian negara.

Catatan seperti ini tidak bisa dianggap ringan.

Apalagi proyek baru yang dimenangkan masih sama-sama pekerjaan jalan.

Seorang warga Tebo, Subhan, mengatakan warga tidak menolak pembangunan jalan. Namun ia meminta pemerintah benar-benar melihat rekam jejak kontraktor.

“Kalau pernah ada temuan kurang volume di proyek jalan, itu harus jadi perhatian. Jangan sampai pola yang sama terulang. Jalan itu dipakai warga setiap hari,” ujarnya.

Warga lainnya, Mikel, menyoroti selisih harga yang sangat tipis dari HPS.

“Kalau HPS hampir sama dengan pagu, lalu penawaran juga dekat sekali, masyarakat wajar bertanya. Apalagi pesertanya 11 tapi yang terlihat menawar cuma satu,” katanya.(*)

BeritaSatu Network