Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis, Promosikan Kopi Liberika hingga Pinang Betara

WIB
Ist

Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis

Jambi – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi mengikuti Rapat Koordinasi Pembuatan Video Indikasi Geografis Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Merek dan Indikasi Geografis secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (11/06/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemanfaatan dan promosi Indikasi Geografis Indonesia melalui penyusunan video profil produk Indikasi Geografis dari seluruh provinsi di Indonesia sebagai media promosi dan publikasi yang lebih luas dan efektif.

Dalam rapat tersebut, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis menyampaikan bahwa video profil yang akan disusun nantinya akan menampilkan berbagai aspek penting dari produk Indikasi Geografis, mulai dari karakteristik dan keunikan produk, sejarah, proses produksi, nilai budaya yang melekat, hingga manfaat ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat setempat.

Sebagai bagian dari persiapan penyusunan video profil tersebut, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis meminta dukungan seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum untuk melakukan koordinasi dengan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan terkait guna menyediakan data, dokumentasi, foto, video, dan informasi pendukung lainnya yang dibutuhkan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan dengan menyiapkan berbagai data dan dokumentasi produk Indikasi Geografis yang telah terdaftar di Provinsi Jambi. Beberapa produk unggulan yang akan dipromosikan antara lain Kopi Liberika Tungkal Jambi, Nanas Tangkit Jambi, dan Pinang Betara, serta produk Indikasi Geografis lainnya yang menjadi kebanggaan daerah.

Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Jambi, Amat Djoemadi, menyampaikan bahwa penyusunan video profil Indikasi Geografis merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Video profil ini akan menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan keunggulan produk Indikasi Geografis Jambi. Selain memperkuat branding daerah, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi produk serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Amat Djoemadi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Hukum dalam mendorong pemanfaatan dan pengembangan Kekayaan Intelektual berbasis potensi unggulan daerah. Melalui video profil tersebut, produk-produk Indikasi Geografis Indonesia diharapkan semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat di daerah asal produk tersebut. (*)

BeritaSatu Network