PTPN IV Regional IV Latih UMKM Binaan Tingkatkan Omzet Lewat Media Sosial

WIB
Ist

Jambi - PTPN IV Regional IV mendorong UMKM binaannya memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan omzet penjualan.

Dorongan itu dilakukan melalui Pelatihan Content Marketing yang digelar Rumah UMKM BUMN, Jumat (12/6/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Saat ini, media sosial seperti TikTok, SnackVideo, Facebook, dan berbagai platform digital lainnya semakin banyak digunakan masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai perlu dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran produk tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Dalam kegiatan tersebut, PTPN IV Regional IV mengikutsertakan 9 UMKM binaan.

Mereka dibekali materi tentang strategi membangun brand UMKM serta pemanfaatan live streaming TikTok untuk mendukung penjualan produk.

Pelatihan bertajuk “Membangun Brand UMKM serta Pemanfaatan Live Streaming TikTok” itu menghadirkan narasumber Thoriq Fadhil Nawawi.

Thoriq dikenal sebagai affiliate dan konten kreator.

Suasana pelatihan berlangsung hangat.

Para peserta tampak antusias mengikuti materi, terutama saat membahas trik pemasaran produk melalui media sosial.

UMKM binaan PTPN IV Regional IV yang mengikuti pelatihan tersebut dipimpin Hasan Samik, staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL Regional IV.

Adapun peserta yang ikut yakni Anggraini pemilik Dapur Anggi, Trislinda pemilik Linda Cake & Cookies, Nunung Haryati pemilik Keripik NN, Surismawati pemilik Lapis TR, Sus Susilawati pemilik Arjusis Snack, Abu Roki pemilik Dua Kaki, Dedi pemilik Lapis Laris, Pensi pemilik Ria Lestari Batik, serta Zaitun pemilik Rempeyek Ilham.

Kasubag TJSL PTPN IV Regional IV Jambi, Sumarfin Purba, mengatakan Rumah UMKM menjadi wadah bersama BUMN dalam membantu, membina, dan mengembangkan pelaku UMKM.

Menurutnya, UMKM binaan PTPN IV Regional IV merupakan bagian dari ekosistem Rumah BUMN yang terus didorong mengikuti berbagai program pelatihan.

“Rumah UMKM ini, kumpulan BUMN Indonesia dalam membantu, membina serta mengembangkan pelaku UMKM. Jadi UMKM binaan PTPN IV Regional IV salah satu bagian dari Rumah BUMN dan selalu mengikuti program pelatihan untuk kemajuan UMKM untuk terus berkembang dan bertahan,” kata Sumarfin Purba.

Sumarfin menegaskan, pelatihan seperti ini penting agar pelaku UMKM tidak tertinggal dalam perubahan pola pemasaran.

Jika sebelumnya pelaku usaha hanya mengandalkan penjualan langsung, kini media sosial dapat menjadi etalase baru untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.

Bagi UMKM, kemampuan membuat konten, membangun brand, dan memanfaatkan fitur live streaming bisa menjadi modal penting untuk naik kelas.

Produk yang baik membutuhkan kemasan, cerita, dan cara promosi yang tepat agar mampu bersaing di pasar digital.

Karena itu, pendampingan terhadap UMKM tidak cukup hanya dalam bentuk bantuan modal.

Pelaku usaha juga perlu dibekali pengetahuan, keterampilan pemasaran, dan keberanian masuk ke ruang digital.

Dari dapur rumahan, keripik, kue, batik, hingga rempeyek, produk UMKM Jambi punya peluang besar untuk tumbuh jika mampu memanfaatkan media sosial secara konsisten dan kreatif.(*)

BeritaSatu Network