JAMBI — Menjelang Musyawarah Daerah atau Musda Partai Demokrat Provinsi Jambi, kader Demokrat akan menggelar Apel Pagi Gerakan Indonesia Biru.
Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung di kawasan Danau Sipin, Kota Jambi, Jumat, 10 Juli 2026, pukul 07.00 WIB.
Lokasinya berada di sekitar kawasan Danau Sipin, dekat area panjat tebing.
Apel akan dipimpin langsung Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi, Mashuri.
Mantan Bupati Bungo dua periode itu dijadwalkan hadir bersama jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Jambi dan DPC Partai Demokrat Kota Jambi.
Dari unsur DPP Partai Demokrat, sejumlah nama juga dijadwalkan hadir.
Di antaranya Roki Amu, Bobi Darmanto, Intan Purnasari, Hamzah Ahmad, M.P. Simanjuntak, dan Panti Silaban.
Data panitia menyebut ada tujuh orang unsur DPP yang akan hadir dalam agenda tersebut.
Apel Gerakan Indonesia Biru ini menjadi bagian dari konsolidasi kader menjelang Musda Partai Demokrat Provinsi Jambi.
Musda dijadwalkan berlangsung 12 Juli 2026.
Agenda utama Musda adalah pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi masa bakti 2026-2031.
Karena itu, apel ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
Ia menjadi tanda dimulainya pemanasan mesin politik Demokrat Jambi.
Kader dikumpulkan.
Pengurus DPD dan DPC diminta hadir.
Unsur DPP turun langsung.
Semua bergerak menuju satu agenda: Musda.
Ketua DPD Partai Demokrat Jambi, Mashuri, menegaskan apel itu menjadi ruang konsolidasi kader sebelum Musda.
Menurutnya, Gerakan Indonesia Biru tidak hanya dimaknai sebagai gerakan politik, tetapi juga gerakan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
“Apel ini bagian dari konsolidasi kader. Menjelang Musda, kita ingin seluruh kader Demokrat tetap solid, tertib, dan membawa semangat positif untuk masyarakat,” ujar Mashuri.
Mashuri menyebut Demokrat Jambi ingin menunjukkan bahwa kegiatan partai tidak hanya berlangsung di ruang rapat.
Tetapi juga hadir di ruang publik.
Bersentuhan dengan masyarakat.
Peduli lingkungan.
Dan memberi pesan kebersamaan.
“Musda adalah agenda organisasi. Tetapi semangatnya harus lebih luas. Demokrat harus hadir dengan kerja nyata, menjaga kekompakan, dan memberi manfaat,” kata Mashuri.
Dilanjutkan Tanam Pohon
Setelah apel pagi, kegiatan akan dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar Danau Sipin.
Penanaman pohon ini menjadi simbol kepedulian Demokrat terhadap lingkungan.
Danau Sipin dipilih karena menjadi salah satu ruang publik penting di Kota Jambi.
Kawasan ini kerap menjadi tempat aktivitas masyarakat.
Ada warga yang berolahraga.
Ada komunitas yang berkegiatan.
Ada pula pengunjung yang menikmati suasana danau.
Karena itu, penanaman pohon di kawasan tersebut diharapkan memberi pesan bahwa politik juga bisa hadir dalam bentuk kepedulian lingkungan.
Bukan hanya slogan.
Bukan hanya spanduk.
Tetapi aksi kecil yang terlihat.
Pelepasan Bibit Ikan
Selain menanam pohon, kader Demokrat juga akan melakukan pelepasan bibit ikan di Danau Sipin.
Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Apel Gerakan Indonesia Biru.
Pelepasan bibit ikan dipilih sebagai simbol menjaga ekosistem danau.
Danau Sipin bukan hanya ikon Kota Jambi.
Ia juga ruang hidup.
Ruang ekonomi kecil.
Ruang sosial warga.
Dan ruang ekologis yang perlu dijaga.
Dengan pelepasan bibit ikan, Demokrat Jambi ingin membawa pesan bahwa konsolidasi politik dapat dikaitkan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan.
Kehadiran unsur DPP Partai Demokrat dalam agenda ini menjadi sinyal bahwa Musda Demokrat Jambi mendapat perhatian pusat.
Sejumlah nama dari DPP dijadwalkan hadir mengikuti apel dan rangkaian kegiatan.
Kehadiran mereka juga memperkuat suasana menjelang Musda.
Sebab Musda bukan hanya urusan daerah.
Musda menjadi bagian dari konsolidasi organisasi secara nasional.
Terlebih, puncak Musda akan menentukan kepemimpinan DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi untuk lima tahun ke depan.
Ketua terpilih nantinya akan memegang peran penting dalam menata struktur, menggerakkan kader, dan mempersiapkan langkah politik Demokrat di Jambi.
PDH Demokrat Jadi Seragam Kader
Dalam agenda apel, kader dan pengurus diminta mengenakan PDH Partai Demokrat.
Seragam itu menjadi penanda identitas kader.
Warna biru menjadi simbol utama.
Karena itu, Apel Gerakan Indonesia Biru di Danau Sipin diperkirakan akan menghadirkan suasana khas Demokrat.
Biru di tepi danau.
Biru sebelum Musda.
Biru sebagai tanda konsolidasi.
Bagi Demokrat Jambi, kegiatan ini menjadi panggung awal sebelum memasuki forum resmi Musda.
Musda Partai Demokrat Provinsi Jambi 2026 menjadi momentum penting bagi partai berlambang mercy tersebut.
Agenda utama Musda adalah pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Jambi masa bakti 2026-2031.
Siapa pun yang terpilih akan memikul tugas besar.
Menyatukan kader.
Memperkuat struktur.
Membangun komunikasi politik.
Menyiapkan agenda elektoral.
Dan menjaga posisi Demokrat dalam dinamika politik daerah.
Di sinilah apel jelang Musda menjadi penting.
Ia menjadi ruang menyamakan langkah sebelum forum pengambilan keputusan.(*)