Bunda PAUD Kota Jambi Dampingi Kemendikdasmen, Penguatan PAUD dan Budaya Literasi Terus Digenjot

WIB
Ist

JAMBI – Bunda PAUD Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG. mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., dalam rangka meninjau TK Negeri Pembina I Kota Jambi sekaligus menyerahkan bantuan peningkatan mutu pendidikan Tahun 2026 kepada TK Negeri Pembina I dan TK Negeri Pembina III Kota Jambi.

Kegiatan yang berlangsung di TK Negeri Pembina I Kota Jambi, Jalan Letmud Sani Bandung, Lorong Putra, RT 06, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Rabu (5/8/2026), menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini sebagai langkah strategis mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas belajar mengajar, mulai dari ruang kelas hingga sarana bermain edukatif yang digunakan untuk mendukung perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan karakter anak-anak.

Tak hanya itu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen juga dijadwalkan mengunjungi salah satu sekolah dasar di Kota Jambi untuk memastikan bantuan buku bacaan bermutu yang disalurkan pemerintah pusat benar-benar dimanfaatkan dalam meningkatkan budaya literasi di sekolah.

Secara nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mendistribusikan sekitar 5,5 juta eksemplar buku bacaan bermutu kepada sekitar 8.000 sekolah di 510 kabupaten dan kota di Indonesia. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi sekolah yang berdasarkan hasil Asesmen Nasional masih memerlukan penguatan indeks literasi dan kompetensi peserta didik.

Bunda PAUD Kota Jambi Nadiyah menegaskan, Pemerintah Kota Jambi terus memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak usia dini sebagai pondasi utama keberhasilan program Wajib Belajar 13 Tahun yang menjadi salah satu prioritas nasional. Memastikan seluruh anak memperoleh layanan PAUD yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

"Pemerintah Kota Jambi berkomitmen mendukung penuh program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya memastikan setiap anak mendapatkan layanan PAUD yang berkualitas sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. Pendidikan karakter, kemampuan literasi, dan kesiapan belajar harus dibangun sejak usia dini," ujar Nadiyah.

Salah satu inovasi yang saat ini dijalankan Pemerintah Kota Jambi adalah Program Sapa Bahagia, sebuah program pendataan anak usia 5 hingga 6 tahun yang belum mengakses layanan PAUD. Melalui program tersebut, Bunda PAUD mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga RT dilibatkan secara aktif untuk melakukan pendataan langsung ke lingkungan masyarakat.

"Program ini melibatkan Bunda PAUD di seluruh tingkatan. Pendataan dilakukan dari lingkungan terkecil agar kita mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi masyarakat. Dengan begitu anak-anak yang belum bersekolah dapat segera kita advokasi agar memperoleh layanan PAUD," jelasnya.

Nadiyah mengatakan, Pemerintah Kota Jambi juga terus memperluas akses pendidikan anak usia dini melalui target menghadirkan satu PAUD Negeri di setiap kecamatan.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Tahun ini, melalui dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kota Jambi kembali mendapat pembangunan dua unit TK Negeri baru yang akan memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat.

"Alhamdulillah tahun ini kembali ada kemajuan. Melalui dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan dibangun dua TK Negeri baru. Peletakan batu pertamanya telah dilakukan di Kecamatan Paal Merah dan Kecamatan Alam Barajo. Ini menjadi langkah nyata dalam pemerataan layanan PAUD di Kota Jambi," ungkapnya.

Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Nadiyah juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen atas dukungan yang terus diberikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Jambi. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan dapat diakses seluruh anak Indonesia.

"Kami meyakini kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan semakin mempercepat terwujudnya pendidikan yang berkualitas untuk semua, khususnya pada jenjang PAUD sebagai fondasi utama pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun. Semoga kerja sama ini terus berlanjut demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, gemar belajar sepanjang hayat, serta tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan," tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi Mhd. Zaki, S.Sos., M.H., Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi H. Sugiyono, S.Pd., M.Pd., Camat Danau Sipin Ferdinand Faizal Harahap, S.IP., Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Jambi Husna Marliana, S.E., M.E., para kepala TK Negeri Pembina, guru, serta wali murid.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah pusat dan daerah, Pemerintah Kota Jambi berharap kualitas pendidikan anak usia dini semakin merata. Sebab, bagi Pemkot Jambi, membangun kota tidak hanya melalui infrastruktur fisik, tetapi juga dimulai dari menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki budaya literasi yang kuat sejak usia dini.

BeritaSatu Network