Program Makan Bergizi Gratis

Pelantikan DPW Gapembi Jatim, BGN Prioritaskan Bumil, Busui dan Balita dalam Program MBG, SPPG Diperluas ke Daerah Terpencil

MALANG — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memprioritaskan kelompok rentan atau B3 sebagai penerima manfaat utama.

Hal itu disampaikan Sony dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Timur di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Kamis (9/4/2026). Kelompok rentan B3 dalam konteks program ini mencakup Bumil (ibu hamil), Busui (ibu menyusui), dan Balita (anak di bawah lima tahun), yang menjadi sasaran utama intervensi pemenuhan gizi.

Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis, Kejagung Pelototi 'Dapur' Pakai Aplikasi Digital

Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui Bidang Intelijen resmi turun gunung untuk mengawal ketat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini diambil guna mencegah potensi penyimpangan atau korupsi, sekaligus memastikan gizi sampai tepat sasaran.

Komitmen pengawalan ini ditegaskan langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intelijen), Reda Manthovani, dalam acara sinergitas pengawasan dan evaluasi program di Jakarta, Rabu (1/4/2026). Evaluasi tersebut menyoroti pemenuhan gizi di wilayah Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur.

Kejagung Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Transparan dan Tepat Sasaran

Jakarta – Kejaksaan Agung melalui Jaksa Muda Intelijen, Reda Manthovani, menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Pernyataan itu disampaikan Reda pada Rabu (8/4/2026) di Jakarta, sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional yang menyasar anak-anak sebagai penerima utama.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh negara benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” kata Reda.

Survei Indikator: 88,5% Publik Puas Kinerja Prabowo, Terutama Program Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus peningkat kualitas SDM. Namun, di balik potensi besarnya, pemenuhan standar keamanan pangan nasional masih menjadi tantangan yang harus dikejar.

Hasil Rapat Disdik & TAG Jambi: Sekolah Garuda Dibangun di Bungo, 40 Perusahaan Siap Tampung Lulusan SMK

Jambi - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi menggelar diskusi strategis bersama Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Jambi untuk mengawal visi "Jambi Mantap 2024–2029". Sejumlah rencana besar terungkap, mulai dari pembangunan Sekolah Garuda baru hingga jaminan kerja bagi lulusan SMK.

Diskusi yang digelar di Kantor Disdik Jambi, Kamis (30/10/2025), ini membedah peran Disdik sebagai "dapur utama" pembangunan SDM, terutama lewat program unggulan DUMISAKE Bidang Pendidikan.

Program Makan Gratis di Batanghari Baru Jangkau 4% dari Target Siswa

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batanghari, Jambi, masih terseok-seok dalam pelaksanaannya. Meski sudah menyasar puluhan ribu siswa, hingga kini baru dua dapur umum yang beroperasi, sehingga baru mampu menjangkau sebagian kecil penerima. Pemerintah daerah mengklaim, program vital ini akan berjalan secara bertahap.

Dua bulan setelah diluncurkan pada September 2025, program MBG di Batanghari belum juga merata. Dari delapan kecamatan di daerah tersebut, hanya dapur umum di Kecamatan Muara Bulian dan Pemayung yang sudah beroperasi.

Program Makan Gratis Sarolangun Lamban, Gubernur Ultimatum agar Jalan Bulan Ini!

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sarolangun yang tak kunjung menunjukkan progres membuat Gubernur Jambi, Al Haris, geram. Al Haris memberikan ultimatum keras agar program tersebut sudah harus berjalan pada bulan Oktober ini, atau paling lambat November mendatang.

Kegeraman Gubernur ini muncul karena minimnya informasi mengenai perkembangan program MBG di Sarolangun yang terkesan berjalan lamban. Dalam kunjungannya ke Sarolangun beberapa waktu lalu, Al Haris meminta agar semua pihak terkait tidak main-main dan segera melaksanakan program tersebut.