PLN

PLTU Jambi 1-2 Disorot CERAH, Intip Jejak Masalah hingga Risiko Membebani APBN Rp 144,74 Triliun

JAMBI – Dua megaproyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Jambi kembali menjadi sorotan. Belum beroperasi, keduanya kini justru dihadapkan pada persoalan besar. Jika pembangunannya dilanjutkan, negara diproyeksikan harus menanggung tambahan beban subsidi dan kompensasi listrik hingga Rp144,74 triliun pada 2045.

Angka itu muncul dalam kajian terbaru CERAH, organisasi yang bergerak di bidang kebijakan energi dan lingkungan.

Ironi Sekeladi! Kampung Wali Kota Pertama Jambi, PLN Masih Berjarak 5 Kilometer

Dari Sekeladi, Muhammad Kalam pernah berjalan jauh hingga menjadi Wali Kota Jambi pertama. Lebih dari satu abad setelah Makalam lahir di kampung itu, warga Sekeladi disebut masih menunggu satu hal yang bagi banyak tempat sudah biasa, listrik PLN. Di sana masih gelap gulita kala malam. Tiang terdekat hanya sekitar lima kilometer.

***

SEKELADI punya tempat tersendiri dalam sejarah Jambi.

Listrik Padam Total di Kerinci–Sungai Penuh, Cek Endra Bergerak Langsung Hubungi Direksi PLN Pusat

Sudah empat hari terakhir, warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh hidup dalam kegelapan total. Sejak dini hari 17 Mei 2025, aliran listrik di dua wilayah ini padam tanpa jeda. Aktivitas lumpuh. Pelayanan publik tersendat. Bahkan rumah sakit dan pusat data pemerintahan ikut terganggu.

Penyebabnya? Satu tower transmisi 150 kV PLN roboh, menghentikan seluruh aliran daya dari sistem utama.

Cek Endra Desak PLN Pusat: Warga Jambi Lelah dengan Pemadaman Listrik hingga Desa, Kapan Berakhir?

Di tengah kesibukan menjalankan ibadah puasa, Anggota DPR RI Komisi XII, Cek Endra, terus memperjuangkan kepentingan rakyat. Rabu, 12 Maret 2025, mantan Bupati Sarolangun dua periode ini menghadiri rapat penting bersama Direksi PLN Pusat. Hari itu, Cek Endra membahas salah satu persoalan klasik yang masih menghantui masyarakat Provinsi Jambi: frekuensi pemadaman listrik yang tinggi, khususnya di daerah kabupaten dan kecamatan hingga Tingkat desa.