Jambi - Gelaran Kejurprov Shorinji Kempo Provinsi Jambi 2025 memasuki fase krusial. Suasana GOR memanas saat rangkaian final hari pertama resmi digelar, Sabtu (29/11/2025).
Ketua Perkemi Jambi, Adri SH MH, turun langsung ke arena untuk menyerahkan medali. Pria yang akrab disapa Panglima Anjali ini menegaskan kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan simbol dimulainya era baru Kempo Jambi.
"Hari ini saya turun langsung untuk memastikan satu hal: bahwa para atlet merasakan dukungan penuh dari pengurus. Ini era baru Kempo Jambi," tegas Adri usai pengalungan medali.
Adri menyebut, di bawah kepemimpinan baru, ia tak ingin ada jarak antara pengurus dan atlet. Menurutnya, prestasi lahir dari kombinasi semangat atlet dan kehadiran nyata pengurus di lapangan.
"Kita ingin prestasi lahir dari semangat, kedisiplinan, dan kehadiran pengurus di arena. Tidak boleh lagi ada pembinaan yang setengah-setengah," imbuhnya.
Pada final hari pertama, medali diperebutkan di nomor Randori Putri Dewasa kelas 55–60 kg. Kenshi asal Sarolangun, Nur Yanti, sukses menyabet medali emas.
Sementara medali perak diraih Syahrani Zahra (Tanjab Timur), serta perunggu bersama jatuh kepada Siti Aisyah Muhleni (Muaro Jambi) dan Alya Anisa Qirin (Tebo).
Bagi Adri, Kejurprov ini adalah fondasi untuk menatap ajang yang lebih tinggi seperti Porprov dan PON. Ia berambisi mengembalikan tradisi emas Jambi di kancah nasional.
"Kita siapkan kenshi dari sekarang. Kejurprov ini bukan hanya pertandingan, tapi proses membangun kembali tradisi emas Jambi," ujarnya.
Tensi pertandingan diprediksi bakal mendidih pada hari Minggu besok. Para unggulan dari enam daerah akan bertarung di kelas-kelas bergengsi putra, mulai dari kelas 60 kg hingga kelas berat di atas 75 kg.
Duel sengit diprediksi bakal terjadi antara kontingen Sarolangun melawan Kota Jambi di kelas 60-65 kg, serta Batanghari kontra Tanjab Timur di kelas 65-70 kg. Bungo juga siap menurunkan unggulan beratnya di kelas >75 kg.
Adri memastikan dirinya akan kembali hadir mengawal pertandingan hingga tuntas.
"Saya hadir sampai selesai. Atlet harus tahu mereka tidak sendirian," pungkasnya.(*)
Add new comment