Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi tak main-main dalam membangkitkan raksasa tidur di pesisir timur. Peluang investasi untuk pengembangan kawasan Ujung Jabung kini dibuka selebar-lebarnya.
Hasilnya, konsorsium pemodal kakap gabungan dari Amerika Serikat (AS) dan Dubai dikabarkan mulai kepincut dengan potensi kawasan tersebut.
Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa manuver ini adalah langkah strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan di wilayah pesisir. Ia tak rela potensi emas Ujung Jabung terus-terusan tersia-siakan tanpa pengelolaan yang berkelas.
Sinyal keseriusan investasi ini datang dari konsorsium Syarikat Indonesia. Perusahaan yang disokong langsung oleh jaringan pemodal asal AS dan Dubai ini mulai melirik prospek cerah di pesisir Jambi.
Merespons ketertarikan tersebut, Al Haris menyatakan pihaknya sangat welcome dan membuka pintu lebar-lebar bagi kehadiran investor yang membawa rencana bisnis matang dan konkret.
Tak mau sekadar menerima janji manis, orang nomor satu di Provinsi Jambi ini langsung menantang pihak konsorsium untuk segera membeberkan cetak biru pembangunannya. Pemprov Jambi ingin melihat seberapa serius visi yang mereka tawarkan.
"Saya bilang, silakan Anda paparkan rencana seperti apa," tegas Al Haris.
Sebagai wujud komitmen birokrasi yang ramah investasi, Pemprov Jambi siap memberikan fasilitas penuh bagi calon investor untuk membedah potensi Ujung Jabung secara langsung. Al Haris mempersilakan mereka untuk turun ke lokasi dan memetakan kelayakan bisnisnya.
"Silakan mereka ke lapangan, cek seperti apa, prospeknya bagaimana, ya kita dukung penuh," katanya.
Meski menggelar 'karpet merah' untuk pemodal asing, Al Haris mematok satu syarat mutlak. Keterlibatan pihak swasta internasional ini harus bermuara pada percepatan pembangunan daerah dan peningkatan taraf hidup warga Jambi.
Bila tujuan investasi itu selaras dengan visi kemajuan daerah, Al Haris menjamin pemerintahannya siap pasang badan memberikan sokongan total.
"Sepanjang itu untuk kemajuan rakyat jambi, ya saya akan dukung penuh itu," pungkasnya.
Hadirnya investor skala global ini digadang-gadang bakal menjadi game changer atau titik balik kebangkitan Ujung Jabung. Kawasan ini memang telah lama dikonsepkan sebagai gerbang ekonomi baru Provinsi Jambi yang akan menghubungkan urat nadi perdagangan lewat jalur laut.(*)