Batanghari - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang Hari mengelola alokasi anggaran yang cukup fantastis untuk berbagai program dan proyek pada tahun 2026, yakni mencapai Rp 34 miliar.
Menariknya, porsi terbesar dari dana segar tersebut tersedot untuk kebutuhan fisik sekolah.
Hampir separuh dari total anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan seragam dan alat peraga sekolah. Tak berhenti di situ, pengadaan mebeler (furnitur) sekolah juga mendapat porsi yang tak kalah jumbo.
Berdasarkan data yang dihimpun, Pemkab Batanghari mengalokasikan pagu sebesar Rp 16.047.593.300 khusus untuk paket Pengadaan Mebel Sekolah Dasar.
Lantas, barang apa saja yang dibeli dengan dana Rp 16 miliar tersebut?
Tercatat ada 6.443 unit barang yang akan diadakan. Rinciannya meliputi 1.300 unit kursi guru, 1.300 unit lemari buku, 1.300 unit meja guru, 1.300 unit papan tulis ukuran besar (white board large size), serta 1.243 unit tiang bendera.
Baca berita terkait di sini :
Proses pengadaan mebel bernilai belasan miliar ini tidak dilakukan melalui mekanisme tender umum, melainkan menggunakan metode E-Purchasing.
Kabar baiknya, proyek ini mensyaratkan penggunaan Produk Dalam Negeri dan memberi ruang bagi Usaha Kecil atau Koperasi.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, proses pemilihan penyedia atau eksekusi e-purchasing ini akan digulirkan pada bulan April 2026.
Jika proses pembelian berjalan lancar, penandatanganan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan akan langsung dikebut mulai April hingga batas akhir di bulan Desember 2026.
Dengan gelontoran dana fantastis ini, publik tentu menanti wujud nyata mebel-mebel baru yang akan mengisi ruang-ruang kelas SD di Batanghari.(*)