Kawal APBD Bungo 2026: Proyek Drainase Rp 2,5 Miliar Dilelang, Perusahaan Usia 3 Tahun Tanpa Pengalaman Boleh Ikut

WIB
IST

Muara Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu pembangunan infrastruktur pencegah banjir. Kabar terbaru, proyek Pembangunan Drainase Sungai Dingin resmi naik tayang di meja Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Berdasarkan data LPSE Kabupaten Bungo dengan Kode Tender 10129676000 dan Kode RUP 65355397, proyek yang lokasinya berada di dalam wilayah Kabupaten Bungo ini menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Pemerintah mematok Nilai Pagu sekaligus Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dalam angka yang sama persis, yakni Rp 2.500.000.000,00 (Rp 2,5 Miliar).

Tender pekerjaan konstruksi ini dibuat sejak 20 April 2026 dan digelar menggunakan metode Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur, tanpa melalui mekanisme Reverse Auction. Adapun jenis kontrak yang disepakati nantinya adalah Gabungan Lumsum dan Harga Satuan.

Peluang emas terbuka lebar bagi para pengusaha lokal. Pasalnya, proyek ini ditujukan khusus untuk Kualifikasi Usaha Kecil.

Dalam syarat kualifikasi teknis, panitia lelang memberikan "karpet merah" berupa pengecualian khusus bagi perusahaan baru. Secara umum, peserta memang diwajibkan memiliki pengalaman konstruksi dalam 4 tahun terakhir dan memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket (SKP).

Namun, ada klausul menarik: Untuk kualifikasi Usaha Kecil yang baru berdiri kurang dari 3 tahun dan belum memiliki pengalaman, mereka tetap diizinkan mendaftar! Hal ini dikarenakan regulasi membolehkan pengecualian pengalaman untuk paket pengadaan dengan nilai maksimal Rp 2,5 Miliar.

Selain itu, persyaratan administrasi lainnya terpantau standar, meliputi:

  • Kepemilikan maksimal 1 Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sesuai dengan dokumen pemilihan.
  • Status valid keterangan Wajib Pajak.
  • Kapasitas hukum (Akta Pendirian, Surat Kuasa, KTP).
  • Menyetujui Pakta Integritas dan Surat Pernyataan Peserta.

Saat ini, status lelang tengah berada pada tahap Pengumuman Pascakualifikasi dan pengunduhan dokumen yang berlangsung sejak 19 Mei hingga 25 Mei 2026 mendatang.

Bagi perusahaan yang berminat 'menyerok' proyek Rp 2,5 Miliar ini, berikut adalah jadwal (timeline) lengkap tahapan lelang Drainase Sungai Dingin:

  1. Pengumuman Pascakualifikasi & Download Dokumen: 19 Mei 2026 (15:55) - 25 Mei 2026 (13:00)
  2. Pemberian Penjelasan (Aanwijzing): 22 Mei 2026 (08:00 - 09:00)
  3. Upload Dokumen Penawaran: 22 Mei 2026 (13:00) - 25 Mei 2026 (13:00)
  4. Pembukaan Dokumen Penawaran: 25 Mei 2026 (13:01 - 13:30)
  5. Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga: 25 Mei 2026 (13:31) - 4 Juni 2026 (16:00)
  6. Pembuktian Kualifikasi: 5 Juni 2026 (08:00 - 14:00)
  7. Penetapan Pemenang: 5 Juni 2026 (14:01 - 15:00)
  8. Pengumuman Pemenang: 5 Juni 2026 (15:01 - 15:45)
  9. Masa Sanggah: 5 Juni 2026 (15:46) - 10 Juni 2026 (15:46)
  10. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ): 11 Juni 2026 (08:00) - 15 Juni 2026 (16:00)
  11. Penandatanganan Kontrak: 12 Juni 2026 (08:00) - 26 Juni 2026 (11:00)

Dengan regulasi ramah perusahaan baru yang diterapkan, publik Bungo kini menanti siapa kontraktor beruntung yang akan dipercaya Dinas PUPR untuk mengeksekusi proyek penanganan banjir di Sungai Dingin bulan Juni nanti.

Berdasarkan dokumen Uraian Singkat Pekerjaan resmi yang diterbitkan oleh Dinas PUPR Bungo di Jl. R.M Thaher No. 01, proyek vital ini dibiayai penuh dari kantong Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah daerah mematok Nilai Total Pagu sekaligus Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang cukup besar untuk memuluskan proyek ini, yakni mencapai Rp 2.500.000.000,00 (Rp 2,5 Miliar).

Dengan suntikan dana miliaran rupiah tersebut, pihak rekanan atau kontraktor yang terpilih nantinya diwajibkan menyelesaikan serangkaian konstruksi fisik berskala besar. Target utamanya adalah membangun sistem drainase baru yang membentang lebih dari setengah kilometer.

Berikut adalah rincian ruang lingkup pekerjaan konstruksi Pembangunan Drainase Sungai Dingin:

  • Pekerjaan Persiapan (Pematangan lahan tapak proyek).
  • Pekerjaan SMKK (Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi secara ketat).
  • Pekerjaan Drainase Type I sepanjang 551 Meter.
  • Pekerjaan Drainase Type II sepanjang 14 Meter.

Jika diakumulasikan, total panjang saluran drainase yang akan dibangun mencapai 565 meter. Pembangunan fisik ini diharapkan mampu memperlancar debit air secara optimal sehingga keluhan warga terkait saluran mampet dan genangan air saat hujan deras dapat segera teratasi.

Saat ini, proyek tersebut terpantau tengah tayang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bungo dengan Kode Tender 10129676000 (Kode RUP: 65355397). Pengadaan berjenis kontrak Gabungan Lumsum dan Harga Satuan ini dikhususkan bagi perusahaan konstruksi bersertifikat (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Kecil.

Menariknya, syarat kualifikasi tender memberikan kemudahan atau "karpet merah" bagi pengusaha konstruksi lokal pendatang baru. Terdapat pengecualian syarat teknis yang menegaskan bahwa; perusahaan kualifikasi Usaha Kecil yang usianya baru berdiri kurang dari 3 tahun dan belum memiliki pengalaman sama sekali, tetap diizinkan untuk mendaftar dan bersaing memperebutkan proyek Rp 2,5 Miliar ini.

Masyarakat Bungo tentunya menaruh harapan besar agar proses lelang dapat melahirkan kontraktor pelaksana yang bonafide dan berintegritas. Dengan begitu, kualitas bangunan drainase sepanjang 565 meter ini dapat kokoh, berfungsi maksimal, dan tahan lama demi kepentingan publik.(*)

BeritaSatu Network