Usai Ojik Dipilih Aklamasi, Demokrat Bidik Kursi Ketua DPRD dan Pilgub Jambi Mendatang

WIB
IST

JAMBI — Musyawarah Daerah V Partai Demokrat Provinsi Jambi berakhir dengan satu nama.

Fauzi Ansori, yang akrab disapa Ojik, dipilih secara aklamasi sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi periode 2026–2031.

Keputusan itu dihasilkan setelah rangkaian penjaringan, verifikasi dukungan, serta Sidang Pleno I dan II dalam Musda yang digelar di Hotel Aston Jambi, Minggu, 12 Juli 2026.

Namun, Fauzi belum dapat disebut sebagai Ketua DPD definitif.

Hasil Musda terlebih dahulu akan dikirim kepada DPP Partai Demokrat untuk diproses sesuai mekanisme organisasi sebelum Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono menerbitkan surat keputusan pengesahan.

Dari Tujuh Dukungan DPC hingga Aklamasi

Perjalanan Fauzi menuju hasil Musda dimulai dari tahapan penjaringan calon Ketua DPD.

Pada 28 Juni 2026, Fauzi mengembalikan formulir pendaftaran kepada Steering Committee Musda.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jambi itu membawa tujuh rekomendasi DPC kabupaten dan kota.

Dukungan tersebut kemudian diverifikasi panitia.

Dalam Sidang Pleno I dan II, hanya Fauzi yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan organisasi untuk diajukan melalui hasil Musda.

Forum kemudian menyepakati namanya secara aklamasi.

Fauzi: Saatnya Konsolidasi dan Kolaborasi

Usai ditetapkan melalui forum Musda, Fauzi menyampaikan terima kasih kepada DPP dan seluruh kader Demokrat di Jambi.

“Yang pertama saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada DPP yang telah menyelenggarakan Musda Demokrat di Provinsi Jambi. Alhamdulillah, atas dukungan kawan-kawan saya terpilih secara aklamasi,” ujar Fauzi.

Menurutnya, pekerjaan utama setelah Musda adalah menyatukan seluruh kekuatan partai.

“Oleh karena itu, ke depan yang akan dilakukan adalah konsolidasi dan kolaborasi. Kita akan mensolidkan tim dan memastikan struktur partai segera terbentuk sampai tingkat RT dalam rangka memenangkan Demokrat,” katanya.

Fauzi menilai hasil Musda bukan akhir perjuangan.

Justru pekerjaan politik yang lebih besar baru dimulai.

Perkuat Mesin hingga Akar Rumput

Fauzi akan memprioritaskan penguatan struktur Demokrat dari tingkat provinsi hingga lapisan paling bawah.

Struktur DPC di 11 kabupaten dan kota akan dikonsolidasikan.

Setelah itu, penguatan dilanjutkan ke tingkat kecamatan, desa, kelurahan, hingga lingkungan RT.

Langkah tersebut dilakukan agar mesin partai tidak hanya bergerak menjelang pemilu.

Struktur di tingkat akar rumput harus aktif menyerap aspirasi, menjalankan program sosial, serta menjaga komunikasi dengan masyarakat.

Bagi Fauzi, kejayaan Demokrat Jambi hanya dapat dikembalikan jika struktur paling bawah ikut bergerak.

Penguatan akar rumput juga diharapkan dapat memperluas basis pemilih dan mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada partai berlambang bintang mercy tersebut.

Muscab Segera Digelar

Konsolidasi akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Musyawarah Cabang di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

“Yang pertama kita lakukan adalah konsolidasi. Setelah itu kita akan melaksanakan Muscab di seluruh kabupaten dan kota dalam rangka percepatan menyongsong Pemilu 2029,” ujar Fauzi.

Muscab menjadi bagian penting dalam menata kepengurusan daerah.

Melalui forum itu, Demokrat akan memilih atau menetapkan kepemimpinan DPC, menyusun program kerja, serta memastikan seluruh struktur siap menghadapi agenda politik berikutnya.

Target Besar Pemilu 2029

Fauzi memasang target besar untuk Pemilu 2029.

Demokrat Jambi tidak hanya ingin mempertahankan kursi DPR RI dari daerah pemilihan Jambi.

Partai itu juga menargetkan peningkatan kursi di DPRD Provinsi serta DPRD kabupaten dan kota.

“Target pertama, kita akan bekerja keras mempertahankan kursi DPR RI. Yang kedua, meningkatkan perolehan kursi di DPRD Provinsi maupun DPRD kabupaten/kota,” katanya.

Fauzi mengakui perolehan kursi Demokrat menurun dibanding pemilu sebelumnya.

Di DPRD Provinsi Jambi, kursi Demokrat turun dari tujuh menjadi lima.

Sementara total kursi di DPRD kabupaten dan kota disebut turun dari 42 menjadi 32 kursi.

“Hari ini memang kita mengalami penurunan dibanding pemilu sebelumnya, dari tujuh menjadi lima kursi di DPRD Provinsi dan dari 42 menjadi 32 kursi di kabupaten/kota. Itu yang harus kita kejar, minimal kembali seperti pemilu sebelumnya,” tegas Fauzi.

Bidik Kursi Ketua DPRD Provinsi

Target Demokrat Jambi tidak berhenti pada pengembalian jumlah kursi.

Pada Pemilu 2029, Demokrat membidik posisi sebagai partai dengan perolehan kursi terbesar atau salah satu kekuatan utama di DPRD Provinsi Jambi.

Target politiknya adalah merebut kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi.

Untuk mencapai sasaran tersebut, Demokrat harus meningkatkan perolehan suara di seluruh daerah pemilihan.

Rekrutmen calon legislatif juga harus disiapkan lebih awal.

Kader potensial, tokoh masyarakat, anak muda, perempuan, serta figur yang memiliki basis sosial akan menjadi bagian penting dari strategi tersebut.

Target Ketua DPRD menjadi simbol upaya Demokrat mengembalikan posisi politik yang pernah dimilikinya di Provinsi Jambi.

Namun target itu bergantung pada hasil Pemilu 2029 dan konfigurasi perolehan kursi seluruh partai.

Demokrat Bidik Pilgub Jambi

Selain pemilu legislatif, Demokrat Jambi juga mulai melihat Pemilihan Gubernur Jambi sebagai agenda strategis.

Fauzi ingin Demokrat memiliki kader yang layak dan kompetitif untuk tampil dalam kontestasi Pilgub Jambi mendatang.

Target tersebut tidak otomatis berarti Demokrat telah menentukan nama calon.

Partai masih harus melakukan konsolidasi, menilai kekuatan politik, melihat elektabilitas kader, serta membangun komunikasi dengan partai lain.

Namun arah politiknya mulai dipasang.

Demokrat ingin kadernya tidak hanya menjadi pendukung dalam Pilgub.

Partai ingin memiliki posisi tawar yang cukup kuat untuk mengusung atau menempatkan kader terbaiknya dalam kontestasi tersebut.

Untuk mencapai target itu, Demokrat harus meningkatkan jumlah kursi legislatif agar memiliki modal pencalonan dan daya tawar koalisi yang lebih besar.

Kembalikan Kejayaan Demokrat Jambi

Penguatan akar rumput, target Ketua DPRD, dan rencana menyiapkan kader untuk Pilgub menjadi bagian dari agenda mengembalikan kejayaan Demokrat di Jambi.

Fauzi ingin partai kembali menjadi kekuatan utama dalam politik daerah.

Namun ia menyadari target besar tersebut tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan nama besar partai.

Kader harus bekerja.

Struktur harus hidup.

Program harus menyentuh masyarakat.

Dan konsolidasi internal harus dijaga.

Partai juga harus mampu merangkul generasi muda serta menghadirkan solusi terhadap persoalan ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Kepengurusan Disusun Tim Formatur

Fauzi meminta kader bersabar menunggu susunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi.

Penyusunan pengurus dilakukan melalui tim formatur sesuai ketentuan organisasi.

Tim formatur terdiri atas calon ketua hasil Musda, satu perwakilan DPP, dua pengurus demisioner, serta tiga perwakilan DPC.

“Pengurus nanti akan segera kita susun. Formatur terdiri dari ketua terpilih, satu dari DPP, dua dari pengurus demisioner, dan tiga perwakilan DPC,” kata Fauzi.

Susunan kepengurusan selanjutnya disampaikan kepada DPP untuk memperoleh pengesahan.

“Setelah rapat formatur selesai, kepengurusan akan segera diumumkan karena memang harus disampaikan ke pusat dan harus mendapatkan SK dari DPP,” jelasnya.

Muhammad Zen Disebut Kader Potensial

Sebelum Musda berlangsung, Muhammad Zen sempat masuk dalam bursa calon Ketua DPD Demokrat Jambi.

Namun forum pleno akhirnya hanya menetapkan Fauzi sebagai calon yang memenuhi persyaratan.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Muhammad Zen masuk dalam kepengurusan baru, Fauzi belum memberikan kepastian.

“Belum sampai ke situ. Yang jelas beliau adalah kader Demokrat yang punya potensi. Sebagai kader tentu tetap akan kita dukung,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa proses konsolidasi tetap membuka ruang bagi seluruh kader.

Fauzi tidak ingin kepengurusan mendatang hanya diisi kelompok pendukungnya.

Seluruh potensi partai perlu dirangkul untuk menghadapi Pemilu 2029.

Menunggu SK DPP

Meski dipilih secara aklamasi, Fauzi masih menunggu keputusan resmi DPP Partai Demokrat.

Hasil Musda akan dikirim ke Jakarta dan diproses berdasarkan AD/ART serta peraturan organisasi.

Setelah proses itu selesai, Ketua Umum Partai Demokrat AHY akan menerbitkan SK pengesahan.

Sebelum SK diterbitkan, status Fauzi adalah calon Ketua DPD hasil Musda yang diajukan kepada DPP.

Jika disahkan, ia akan memimpin Demokrat Jambi selama periode 2026–2031.

BeritaSatu Network