JAKARTA — Kabar duka datang dari Senayan dan Provinsi Jambi.
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional, H A Bakri HM, meninggal dunia setelah sekitar satu bulan menjalani perawatan akibat pecah pembuluh darah di kepala.
Bakri mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Selasa malam, 28 Juli 2026, sekitar pukul 20.30 WIB.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah suami, papa, paman, om, kakak, dan adik kami, H A Bakri bin HM Musa,” demikian informasi keluarga yang diterima redaksi.
Jenazah dijadwalkan diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu pagi, 29 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.
Pesawat yang membawa jenazah diperkirakan tiba di Jambi sekitar pukul 09.00 WIB.
Setelah tiba, jenazah akan disalatkan di Masjid Tsamaratul Insan. Jenazah kemudian langsung dibawa ke pemakaman keluarga di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
“Dari informasi yang kami terima, setelah disalatkan di Masjid Samaratul Ikhsan, jenazah langsung dibawa ke pemakaman di Sungai Gelam,” ujar Syahrasaddin, salah satu kolega H Bakrie.
Sakit Seusai Rapat di DPR
Informasi yang diterima redaksi menyebut kondisi kesehatan Bakri mulai menurun sekitar sebulan lalu.
Ia disebut mengalami pecah pembuluh darah di kepala seusai mengikuti rapat di DPR RI.
Bakri kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Tim dokter sempat melakukan tindakan operasi.
Namun, kondisi kesehatannya terus memburuk selama menjalani perawatan.
Pada akhir Juni 2026, kabar mengenai sakitnya Bakri telah beredar. Saat itu, ia dilaporkan dirawat akibat pecah pembuluh darah di bagian otak dan disebut belum sadarkan diri.
Perawatan berlangsung sekitar satu bulan.
Operasi telah dilakukan.
Namun, Bakri akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Selasa malam.
Jenazah Disemayamkan di Karawaci
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhum dibawa dari RS Siloam menuju San Diego Funeral House di kawasan Lippo Karawaci.
Jenazah disemayamkan sementara sebelum diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu pagi.
Rangkaian perjalanan jenazah yang diperoleh redaksi adalah sebagai berikut:
Rabu, 29 Juli 2026
- Jenazah diberangkatkan dari kawasan Lippo Karawaci menuju Bandara Soekarno-Hatta;
- penerbangan dari Jakarta dijadwalkan sekitar pukul 08.00 WIB;
- jenazah diperkirakan tiba di Jambi sekitar pukul 09.00 WIB;
- jenazah dibawa untuk disalatkan di Masjid Samaratul Insan; dan
- setelah salat jenazah, almarhum langsung dibawa menuju Sungai Gelam.
Jadwal tersebut masih dapat berubah mengikuti penerbangan dan proses pemulangan jenazah.
Keluarga, kerabat, kolega, dan masyarakat yang hendak memberikan penghormatan terakhir diminta mengikuti informasi terbaru dari pihak keluarga.
Dimakamkan di Pemakaman Keluarga
H A Bakri akan dimakamkan di pemakaman pribadi Keluarga Daeng Magguna.
Lokasinya berada di Jalan Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Setelah disalatkan di Masjid Samaratul Ikhsan, jenazah tidak lagi dibawa ke tempat persemayaman lain.
Rombongan akan langsung menuju lokasi pemakaman.
Almarhum akan kembali ke Jambi.
Ke daerah yang selama ini diwakili dan diperjuangkannya di parlemen.
Keluarga Minta Almarhum Dimaafkan
Dalam pesan duka yang disampaikan, keluarga memohon agar masyarakat memaafkan kesalahan dan kekhilafan almarhum selama hidup.
Keluarga juga meminta doa agar Allah SWT mengampuni seluruh dosa Bakri, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.
“Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan beliau semasa hidup. Mohon doa agar Allah SWT mengampuni segala dosanya, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian pesan keluarga.
Bakri meninggalkan seorang istri, Sri Uleng Z Bakri.
Ia juga meninggalkan tiga orang anak:
- Khalillah Zayyan Bakri;
- M Naufal Azka Bakri; dan
- Aburizal Bakri.
Keluarga besar kini menunggu kepulangan jenazah dari Jakarta.
Wafat pada Usia 58 Tahun
Profil keanggotaan MPR mencatat H A Bakri HM lahir di Pulau Kijang pada 15 Mei 1968. Dengan demikian, ia meninggal dunia pada usia 58 tahun.
Bakri merupakan politikus PAN yang mewakili daerah pemilihan Jambi di DPR RI.
Ia duduk sebagai anggota Komisi V DPR RI, komisi yang banyak menangani isu pembangunan infrastruktur, perhubungan, perumahan, kawasan permukiman, desa, meteorologi, serta pencarian dan pertolongan.
Pada 2026, Bakri masih aktif menjalankan tugas sebagai anggota Komisi V.
Pada Januari, ia mengikuti kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi. Dalam kegiatan tersebut, Bakri meminta pengawasan proyek diperketat agar pembangunan selesai tepat waktu dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Kawal Aspirasi Infrastruktur Jambi
Selain kegiatan lapangan, Bakri juga menerima aspirasi pembangunan dari DPRD Provinsi Jambi dan DPRD Kabupaten Muaro Jambi di Gedung DPR RI pada Februari 2026.
Aspirasi yang dibahas berkaitan dengan jalan, sekolah, irigasi, rumah sakit, dan sejumlah kebutuhan infrastruktur daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bakri menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan harus didukung data dan perencanaan yang jelas agar dapat diperjuangkan melalui kementerian dan lembaga terkait.
Ia dikenal sebagai salah satu wakil Jambi yang banyak berkecimpung dalam persoalan infrastruktur.
Jalan daerah.
Jembatan.
Irigasi.
Perumahan.
Pelabuhan.
Fasilitas pendidikan.
Serta berbagai program pembangunan yang bersumber dari APBN.
Bakri membawa persoalan-persoalan daerah itu ke ruang rapat Komisi V.
Politikus Senior PAN
Bakri telah lama berada dalam dunia politik nasional.
Namanya dikenal sebagai salah satu politikus senior PAN asal Provinsi Jambi.
Dokumentasi DPR pada 2025 dan 2026 berulang kali mencatat Bakri menjalankan tugas sebagai anggota Komisi V sekaligus politikus Fraksi PAN.
Ia tidak hanya hadir dalam rapat di Senayan.
Bakri juga sering melakukan kunjungan ke daerah untuk melihat kondisi proyek dan menerima aspirasi masyarakat secara langsung.
Aktivitas terakhirnya di ruang publik banyak berkaitan dengan upaya membawa program pembangunan pusat ke Provinsi Jambi.
Ucapan Duka Berdatangan
Ucapan belasungkawa mulai disampaikan oleh keluarga, kerabat, kolega, organisasi, dan masyarakat.
Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi turut menyampaikan duka.
Ketua ISMI Jambi Hj Ernawati mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima dan dosa-dosanya diampuni.
Ucapan duka juga menyebar melalui berbagai grup percakapan dan media sosial.
Foto Bakri mengenakan jaket biru PAN memenuhi unggahan belasungkawa.
Malam itu, warna biru bukan lagi warna kampanye.
Ia menjadi warna duka.
Empat Periode Jadi Wakil Rakyat
H A Bakri HM bukan nama baru dalam politik Jambi.
Politikus Partai Amanat Nasional itu merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jambi. Pada periode 2024–2029, ia bertugas di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, perhubungan, perumahan, pembangunan desa dan kawasan tertinggal, meteorologi, serta pencarian dan pertolongan.
Periode tersebut menjadi masa pengabdiannya yang keempat di DPR RI.
Bakri telah menjadi anggota DPR sejak periode 2009–2014. Ia kembali mendapat kepercayaan masyarakat Jambi pada periode 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029. Menjelang pelantikan periode keempat, Bakri menyatakan keberhasilannya kembali ke Senayan tidak lepas dari dukungan masyarakat di Provinsi Jambi.
Empat periode bukan perjalanan singkat.
Ia melewati empat kali pemilu.
Empat kali pelantikan.
Dan belasan tahun membawa aspirasi Jambi ke ruang rapat parlemen.
Selama bertugas di Komisi V, Bakri banyak berhubungan dengan persoalan pembangunan daerah, mulai dari jalan, jembatan, irigasi, pelabuhan, perumahan, fasilitas pendidikan, hingga pembangunan kawasan.
Pada Februari 2026, misalnya, ia menerima aspirasi DPRD Provinsi Jambi dan DPRD Kabupaten Muaro Jambi mengenai sejumlah kebutuhan pembangunan daerah. Bakri saat itu menegaskan pentingnya data dan perencanaan yang jelas agar usulan daerah dapat diperjuangkan melalui kementerian terkait.
Mantan Ketua DPW PAN Jambi
Selain menjadi anggota DPR RI, Bakri pernah memimpin Dewan Pimpinan Wilayah PAN Provinsi Jambi.
Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW PAN Jambi dalam Musyawarah Wilayah VI pada 26 Juli 2020. Bakri memimpin kepengurusan untuk periode 2020–2025.
Saat terpilih, Bakri menyatakan akan menjalankan organisasi secara kolektif kolegial dan membenahi struktur internal partai.
Jabatan Ketua DPW PAN Jambi kemudian beralih kepada Al Haris. Kepengurusan DPW PAN Jambi di bawah Al Haris dilantik pada 30 April 2026. Dengan demikian, Bakri merupakan mantan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi.
Bagi PAN Jambi, Bakri bukan hanya kader yang duduk di parlemen.
Ia pernah menjadi nakhoda partai.
Membangun jaringan dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Menghadapi pemilu.
Membesarkan kader.
Dan menjadi salah satu wajah PAN Jambi di tingkat nasional.
Politikus Senior yang Dekat dengan Isu Infrastruktur
Karier panjangnya di Komisi V membuat Bakri lekat dengan isu infrastruktur.
Ia kerap menerima kepala daerah, anggota DPRD, kepala desa, serta kelompok masyarakat yang membawa usulan pembangunan dari Jambi.
Pada Januari 2026, Bakri ikut meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jambi. Ia meminta pekerjaan diawasi agar selesai tepat waktu dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat kurang mampu.
Ia juga pernah menerima para kepala desa dari Kabupaten Merangin yang menyampaikan kebutuhan jaringan telekomunikasi, jalan, dan pengamanan tebing sungai. Saat itu, Bakri meminta waktu audiensi dimanfaatkan untuk menjelaskan hambatan pembangunan di daerah secara terperinci.
Dari kantor partai di Jambi hingga ruang rapat Komisi V di Senayan, perjalanan politik Bakri berlangsung panjang.
Ia pernah memimpin PAN Jambi.
Empat periode menjadi anggota DPR RI.
Lalu wafat ketika mandat periode keempatnya belum selesai.
Kini ia pulang untuk terakhir kalinya.
Bukan lagi membawa usulan pembangunan dari Jambi ke Jakarta.
Melainkan dibawa dari Jakarta untuk dimakamkan di tanah Jambi.(*)