IAIN Kerinci

Masih Langka! Guru Besar Ilmu Politik Murni di Jambi, Prof Jafar Ahmad Masuk Deretan Teratas

Jambi - Profesor atau guru besar di bidang Ilmu Politik ternyata masih menjadi “barang langka” di Provinsi Jambi.

Penelusuran terhadap latar pendidikan, bidang jabatan akademik, nomenklatur kepakaran hingga rekam riset menunjukkan adanya perbedaan cukup tegas antara profesor Ilmu Politik murni dengan profesor yang berada pada rumpun politik Islam, hukum tata negara, pemerintahan maupun kebijakan publik.

BREAKING NEWS! Rektor IAIN Kerinci Jafar Ahmad Resmi Sandang Gelar Profesor, Jadi Guru Besar Ilmu Politik

JAMBI - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Provinsi Jambi. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., resmi menyandang jabatan akademik Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Politik dan Sosial Budaya.

Jafar bukan sosok asing di Jambi.

Saat ini ia menjabat Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci periode 2025-2029. Sebelum kembali berkonsentrasi di kampus, doktor Ilmu Politik jebolan Universitas Indonesia (UI) itu pernah berada di garis depan pengawasan pelayanan publik sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi.

Dari Mobil Operasional hingga Kasur Santri, Ini Curhatan Kiai dan Tetua Adat Kerinci di Depan HBA

Kerinci - Perjalanan darat sejauh 423 kilometer yang ditempuh lebih dari 10 jam seolah tak terasa bagi Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Hasan Basri Agus (HBA). Selama beberapa hari, HBA melakukan safari maraton di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Mantan Gubernur Jambi yang terkenal dengan gagasan "Samisake" itu blusukan dari kampus modern IAIN Kerinci, bertemu guru-guru madrasah, tokoh adat, tokoh politik hingga pondok pesantren di pedalaman desa. Ia berpeluh keringat demi menyerap aspirasi sekaligus memperkuat silaturahmi.

Mahasiswa KIP-K Minta Kawal, HBA Dukung IAIN Kerinci Jadi UIN

Kerinci - Ada momen menarik saat Anggota Komisi VIII DPR RI, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), hadir dalam Seminar Nasional 'Ngopi' (Ngobrol Pendidikan Islam) di IAIN Kerinci. Di tengah forum, HBA 'ditodong' aspirasi oleh mahasiswa yang meminta dukungannya untuk percepatan alih status IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Peristiwa ini terjadi dalam seminar bertema "SDM Unggul sebagai Pondasi Peningkatan Mutu dan Reputasi Akademik Perguruan Tinggi Islam," yang digelar di Aula Gedung SBSN IAIN Kerinci, Rabu (15/10/2025).

Blusukan di IAIN Kerinci, HBA Puji Perpustakaan Modern dan Janji Perjuangkan Perbaikan Turap

Kerinci - Anggota Komisi VIII DPR RI, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), tak hanya berdialog, tapi juga blusukan meninjau fasilitas kampus saat kunjungan kerjanya ke IAIN Kerinci, Rabu 15 Oktober 2025, kemarin. Usai menggelar seminar, HBA dibuat kagum dengan kemodernan perpustakaan digital milik IAIN Kerinci itu.

HBA dan Rektor IAIN Kerinci 'Ngopi' Bareng, Bahas Jurus Jitu Lahirkan SDM Unggul!

Kerinci - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci menjadi pusat diskusi strategis mengenai masa depan pendidikan tinggi Islam. Melalui Seminar Nasional 'Ngopi' (Ngobrol Pendidikan Islam), Anggota Komisi VIII DPR RI H. Hasan Basri Agus (HBA) dari fraksi Golkar bersama Rektor IAIN Kerinci membedah cara melahirkan SDM unggul untuk meningkatkan mutu dan reputasi akademik.

Asyik! Juara MTQ Kerinci 2025 Diganjar Beasiswa Kuliah Penuh di IAIN

Kerinci - Kabar gembira menyelimuti para qori dan qoriah terbaik di Kabupaten Kerinci. Para jawara Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat kabupaten tahun 2025 ini dipastikan bakal memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci.

Kepastian ini disampaikan langsung Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, saat memberikan keterangan kepada media usai acara penutupan MTQ Tingkat Kabupaten Kerinci. Kebijakan ini disambut hangat para peserta dan ofisial yang hadir.

Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Kolaborasi Monadi–Alfin, Dr Jafar: "Ini tentang membangun fondasi masa depan"

Tak semua pemekaran berakhir baik. Tapi hari itu, Jumat 16 Mei 2025, di sela-sela agenda akademik di kampus IAIN Kerinci yang padat, suara seorang rektor terdengar lantang dan lebih dari sekadar akademis.

“Ini bukan soal administratif. Ini tentang membangun fondasi masa depan,” ujar Dr. Jafar Ahmad, Rektor IAIN Kerinci.

Mahasiswa KIP-K IAIN Kerinci Sepakati Kelanjutan Program Unggulan, Tegaskan Prinsip Kemandirian dan Tidak Ada Intervensi Kampus

Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (Forma KIP-K) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci menegaskan komitmennya untuk mempertahankan program unggulan mereka secara mandiri. Keputusan ini diambil dalam rapat tahunan internal yang digelar pada Rabu (12/3/2025), yang dihadiri seluruh anggota penerima KIP-K.

Hasil musyawarah menetapkan program unggulan seperti pengembangan bahasa, pelatihan penulisan jurnal, dan pengembangan softskill mahasiswa akan tetap berjalan. Penyesuaian teknis akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan di tahun 2025.