Opini

Ketika Dunia Berubah, Ke Mana Ekonomi Jambi Harus Melangkah?

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S.
Guru Besar Ekonomi Internasional
Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi
Tenaga Ahli Gubernur Jambi

Tidak ada daerah yang berkembang di ruang yang hampa. Setiap perubahan yang terjadi di belahan dunia lain, cepat atau lambat, akan menemukan jalannya sendiri menuju daerah-daerah yang sebelumnya terasa jauh dari pusat peristiwa.

Berakhirnya Surplus Dagang dan Ujian bagi Ketahanan Ekonomi Indonesia

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S.
Guru Besar Ekonomi Internasional
Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi
Tenaga Ahli Gubernur Jambi

Enam tahun. Selama itulah Indonesia tidak pernah sekalipun mencatat defisit neraca perdagangan. Setiap bulan, angka yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) selalu menunjukkan surplus.

Jambi di Pusaran Dunia: Ketika Geopolitik Global Menentukan Nasib Daerah

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S.
Penulis merupakan Guru Besar Ekonomi Internasional Universitas Jambi
Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi
Tenaga Ahli Gubernur Jambi

Dahulu, jarak menentukan nasib sebuah daerah. Semakin jauh dari pusat perdagangan dunia, semakin kecil pengaruh gejolak global terhadap kehidupan masyarakatnya. Namun, abad ke-21 telah menghapus logika itu.

Ketika Jalur Afirmasi Berhadapan dengan Prestasi: Dilema Keadilan Pendidikan Indonesia

Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif
Guru Besar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Tenaga Ahli Gubernur Jambi

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 kembali memunculkan perdebatan di berbagai daerah, termasuk Provinsi Jambi.

Sebagian masyarakat mempertanyakan mengapa peserta didik dengan prestasi akademik yang tinggi tidak memperoleh kursi di sekolah negeri tertentu, sementara peserta didik melalui jalur afirmasi diterima sesuai kuota yang telah ditetapkan.

Ad Hominem dan Krisis Rasionalitas Ruang Publik

Oleh: Yulfi Alfikri Noer, S.IP., M.AP.
(Akademisi UIN STS Jambi, Tenaga Ahli Gubernur Jambi)

Dalam berbagai perdebatan publik, sering kali perhatian masyarakat tidak lagi diarahkan pada tindakan, kebijakan, atau dampak yang ditimbulkan terhadap kepentingan umum. Fokus pembahasan bergeser kepada masa lalu, latar belakang pribadi, atau identitas seseorang.

Akibatnya, yang diuji bukan lagi kebenaran sebuah argumen, melainkan siapa yang menyampaikan argumen tersebut.

MBG dan Ujian Serius Negara Mengelola Masa Depan

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S.
Guru Besar Universitas Jambi | Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesungguhnya bukan sekadar program makan siang. Ia adalah pertaruhan besar negara dalam membangun kualitas manusia Indonesia. Di balik sepiring nasi, lauk, sayur, buah, dan susu, terdapat agenda yang jauh lebih mendasar: memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan kelak menjadi tenaga kerja produktif yang mampu membawa bangsa ini naik kelas.

Setiap ORANG Ada Masanya, Setiap MASA Ada Orangnya

Oleh: Dr. Jamilah, M.Pd.
Dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Bendahara Umum ISMI Provinsi Jambi

«"Jangan pernah menilai seseorang hanya dari masa lalunya, karena bisa jadi Allah telah memuliakannya dengan taubat, ilmu, dan amal saleh."»