Opini

Semangat Sumpah Pemuda untuk Jambi yang Bertumbuh

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S.

(Guru Besar Universitas Jambi, Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi)

Pada setiap peringatan Sumpah Pemuda, ingatan bangsa kembali kepada keberanian generasi muda tahun 1928. Di tengah perbedaan daerah, bahasa, dan latar belakang, para pemuda memilih untuk bersatu dalam satu cita-cita: Indonesia. Persatuan itu lahir dari keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik hanya dapat diperjuangkan melalui langkah bersama.

Tetap Bugar di Masa Kabut Asap

(Prof. Dr. Sukendro. M.Kes., AIFO

Pakar Olahraga dan Kesehatan)

(Tenaga Ahli Gubernur Jambi)

Bahaya Kabut Asap terhadap Tubuh Manusia

Kabut asap merupakan pencemaran udara yang mengandung partikel halus, terutama PM2.5, serta berbagai gas berbahaya. Partikel ini dapat masuk jauh ke dalam paru-paru, bahkan sebagian dapat menembus ke aliran darah dan memengaruhi organ tubuh lainnya.

Ketika Kabut Kerinci Menyibak Masa Depan

Dari Negeri di Atas Awan: Mengubah Keindahan Alam dan Kekayaan Pertanian Menjadi Kesejahteraan

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S.
Guru Besar Ekonomi / Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi
Tenaga Ahli Gubernur Jambi

Perspektif Naturalisasi dan Euforia Sepakbola Nasional

Oleh: Sukendro.

Evaluasi ini penting karena Indonesia akhirnya menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026, setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada final 5 Oktober 2026.

Penggunaan pemain naturalisasi dan pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri memberikan tambahan kualitas pada beberapa posisi penting. FIFA sendiri sebelum turnamen menyoroti Emil Audero sebagai salah satu pemain yang patut diperhatikan dari skuad Indonesia.

Saya Akan Terus Berbuat

Oleh: Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd.
Ketua ISMI Provinsi Jambi

SAYA pernah bertanya kepada diri sendiri, mengapa keinginan membantu orang lain justru mengundang kecurigaan?

Pertanyaan itu muncul ketika bantuan yang saya salurkan di Jambi mulai dihubungkan dengan kepentingan politik. Ada yang menduga saya sedang menyiapkan jalan menuju pemilihan gubernur. Ada yang mempertanyakan tujuan kehadiran saya. Bahkan, masa lalu yang telah saya jalani dengan segala penderitaannya kembali diungkit.