CV Danish Perkasa Konstruksi Garap Dua Proyek Sekolah Rp 6,19 Miliar, BPS Catat Perusahaan Skala Kecil

WIB
ist

JAMBI – Nama CV Danish Perkasa Konstruksi mencuat dalam pengadaan proyek pembangunan gedung sekolah di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi tahun anggaran 2026. Bukan satu, perusahaan konstruksi asal Kota Jambi itu tercatat menangani dua paket sekaligus.

Nilainya tidak kecil. Jika digabung, kedua proyek tersebut mencapai Rp6.189.897.983 atau sekitar Rp6,19 miliar.

Satu proyek berada di MAN 3 Kota Jambi. Satu lagi di MTsN 5 Muaro Jambi.

Dua sekolah berbeda. Dua lokasi berbeda. Namun, penyedianya sama.

Yang menarik, kedua pekerjaan tersebut tercatat menggunakan metode E-Purchasing melalui E-Katalog Versi 6.0. Bukan tender terbuka sebagaimana yang selama ini lebih dikenal masyarakat dalam pemilihan kontraktor proyek pemerintah.

Bagaimana rincian kedua proyek tersebut? Seberapa besar penguasaan paket perusahaan ini? Dan bagaimana kapasitas CV Danish Perkasa Konstruksi menangani dua pembangunan gedung pendidikan dalam satu tahun anggaran?

Berikut penelusuran Jambi Link berdasarkan data dashboard pengadaan APBN 2026 dan sumber publik terkait.

Dua Proyek, Satu Kontraktor

Penelusuran terhadap dataset pengadaan menunjukkan CV Danish Perkasa Konstruksi tercatat sebagai penyedia pada dua pekerjaan konstruksi fisik di bawah satuan kerja Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi.

Kode satuan kerjanya 418200. Sumber dananya APBN 2026.

Rinciannya sebagai berikut.

KeteranganProyek MAN 3 Kota JambiProyek MTsN 5 Muaro Jambi
Nama pekerjaanPembangunan Gedung Ruang Kelas Tipe 1Pembangunan Gedung Ruang Kelas Tipe 2
Nilai transaksiRp3.482.435.281Rp2.707.462.702
Kode RUP6781138265834240
Metode pengadaanE-PurchasingE-Purchasing
Sumber transaksiE-Katalog Versi 6.0E-Katalog Versi 6.0
Jenis pekerjaanKonstruksiKonstruksi
TahapanKontrakKontrak
StatusON PROCESSON PROCESS

Kedua paket memiliki kode transaksi berbeda. Proyek MAN 3 Kota Jambi menggunakan kode 01M2Q6B2ZYWXNZ5GXMMPX59M7Z, sedangkan proyek MTsN 5 Muaro Jambi memakai kode 01KRCPT6PYBA76SXXCAR8QM2RM.

Dari kedua pekerjaan tersebut, proyek MAN 3 Kota Jambi menjadi yang terbesar dengan nilai sekitar Rp3,48 miliar.

Sementara pembangunan ruang kelas MTsN 5 Muaro Jambi bernilai sekitar Rp2,71 miliar.

Selisihnya mencapai Rp774.972.579.

Meski sama-sama membangun ruang kelas, terdapat perbedaan penyebutan tipe bangunan. MAN 3 menggunakan Tipe 1, sedangkan MTsN 5 menggunakan Tipe 2.

Namun, data dashboard belum menjelaskan luas bangunan, jumlah ruang kelas, jumlah lantai, struktur bangunan, maupun perbedaan spesifikasi antara kedua tipe tersebut.

Karena itu, belum dapat dipastikan apakah selisih nilai hampir Rp775 juta tersebut sebanding dengan perbedaan volume dan spesifikasi pekerjaan.

Menguasai 32,5 Persen Nilai Transaksi dalam Dataset

Ada fakta lain yang cukup menarik.

Dalam file dashboard yang ditelusuri, terdapat 94 transaksi pengadaan dengan nilai total sekitar Rp19,04 miliar.

Dari jumlah itu, dua transaksi CV Danish Perkasa Konstruksi menyumbang sekitar 32,5 persen.

Artinya, hampir sepertiga nilai pengadaan yang tercatat dalam dataset tersebut berada pada satu penyedia.

CV Danish Perkasa Konstruksi juga menempati posisi pertama berdasarkan akumulasi nilai transaksi di antara 33 nama penyedia yang muncul.

Namun, angka 32,5 persen ini hanya berlaku dalam cakupan 94 transaksi pada file yang dianalisis. Angka tersebut tidak dapat diartikan bahwa perusahaan menguasai sepertiga seluruh anggaran pengadaan Kementerian Agama di Provinsi Jambi.

Konsentrasi nilai pengadaan memang tidak otomatis menjadi persoalan hukum. Tetapi, besarnya pekerjaan yang dipercayakan kepada satu penyedia membuat kemampuan pelaksanaan dan sistem pengawasan menjadi penting untuk ditelusuri.

Jejak Perusahaan: BPS Catat sebagai Kontraktor Skala Kecil

Penelusuran Jambi Link menemukan informasi menarik mengenai profil CV Danish Perkasa Konstruksi.

Nama perusahaan ini tercantum dalam publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi berjudul Direktori Perusahaan Konstruksi Provinsi Jambi 2025, Volume 10.

Dalam direktori tersebut, perusahaan tercatat dengan identitas:

  • Nama: CV Danish Perkasa Konstruksi
  • Skala usaha: Kecil
  • Alamat: Jalan Kompol A Bastari Nomor 49, RT 007, Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi
  • Kode pos: 36146

Informasi itu tercantum pada halaman 78 publikasi BPS. Open Data Provinsi Jambi

Status sebagai perusahaan skala kecil menjadi catatan tersendiri. Sebab, pada 2026 perusahaan ini tercatat menangani dua pekerjaan pembangunan gedung sekolah dengan nilai gabungan Rp6,19 miliar.

Namun, skala usaha kecil tidak otomatis berarti perusahaan tidak memenuhi syarat mengerjakan proyek tersebut.

Yang perlu dipastikan adalah apakah perusahaan memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku, subklasifikasi pekerjaan gedung yang sesuai, serta sumber daya teknis dan keuangan yang memadai.

Pusat Bantuan INAPROC melalui penjelasan tertanggal 20 Juli 2026 juga menegaskan bahwa pelaku usaha jasa konstruksi wajib memenuhi persyaratan perizinan dan SBU sesuai subklasifikasi serta kualifikasi badan usaha. Pusat Bantuan INAPROC

Sampai penelusuran ini dilakukan, dokumen SBU terbaru, daftar tenaga bersertifikat SKK, nilai kemampuan keuangan, serta daftar peralatan yang digunakan CV Danish Perkasa Konstruksi pada dua proyek tersebut belum diperoleh.

Dengan demikian, belum dapat disimpulkan apakah kapasitas perusahaan memenuhi seluruh persyaratan kedua pekerjaan itu.

Bukan Cuma Rp6,19 Miliar, Nilai Pengadaan Terkait Dua Sekolah Mencapai Rp7,68 Miliar

Ada fakta tambahan yang muncul setelah seluruh transaksi yang berkaitan dengan MAN 3 Kota Jambi dan MTsN 5 Muaro Jambi ditelusuri.

Ternyata pembangunan kedua sekolah tidak hanya mencakup pekerjaan fisik yang ditangani CV Danish Perkasa Konstruksi.

Ada pula pekerjaan perencanaan, pengawasan, pengadaan perlengkapan pembelajaran, hingga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Setidaknya terdapat sepuluh transaksi yang secara eksplisit menyebut kedua sekolah tersebut, dengan nilai gabungan Rp7.683.946.723.

Rinciannya:

MAN 3 Kota Jambi

PenyediaJenis pekerjaanNilai
Danish Perkasa KonstruksiPembangunan fisik ruang kelas Tipe 1Rp3.482.435.281
Media Septia MandiriPeralatan dan perlengkapan pembelajaranRp475.357.500
Gelora Capital UtamaPekerjaan PLTSRp135.586.500
Bukit Harapan KonsultanPerencanaan pembangunan ruang kelasRp99.123.000
CV Tyas Kencana ConsultantPengawasan pembangunan ruang kelasRp98.290.500
TotalRp4.290.792.781

MTsN 5 Muaro Jambi

PenyediaJenis pekerjaanNilai
Danish Perkasa KonstruksiPembangunan fisik ruang kelas Tipe 2Rp2.707.462.702
Media Septia MandiriPengadaan alat dan perlengkapanRp261.764.640
Gelora Capital UtamaPekerjaan PLTSRp225.285.600
Mega Cipta KonsultanPerencanaan pembangunanRp99.407.000
CV Hexa MitraindoPengawasan pembangunanRp99.234.000
TotalRp3.393.153.942

Dengan demikian, dari total Rp7,68 miliar transaksi yang berkaitan dengan kedua sekolah tersebut, CV Danish Perkasa Konstruksi memegang pekerjaan fisik senilai Rp6,19 miliar.

Sisanya, sekitar Rp1,49 miliar, tersebar pada pekerjaan pendukung yang ditangani penyedia lain.

Menariknya, Media Septia Mandiri muncul sebagai penyedia perlengkapan pada kedua sekolah. Begitu pula Gelora Capital Utama yang tercatat menangani pekerjaan PLTS pada kedua lokasi.

Artinya, dari sepuluh transaksi, terdapat beberapa penyedia yang sama-sama memperoleh pekerjaan pada dua sekolah tersebut.

Kesamaan penyedia itu belum menunjukkan adanya hubungan usaha ataupun pengaturan pengadaan. Namun, pola pembagian pekerjaan dapat menjadi bahan pemeriksaan lebih lanjut.

Ada Perbedaan Penyebutan Tipe Bangunan dalam Paket Perencanaan MAN 3

Satu catatan lain ditemukan dari nama paket pengadaan.

Pekerjaan fisik MAN 3 Kota Jambi yang ditangani CV Danish Perkasa Konstruksi disebut sebagai pembangunan gedung ruang kelas Tipe 1.

Begitu pula pekerjaan pengawasan oleh CV Tyas Kencana Consultant yang menyebut ruang kelas Tipe 1.

Namun, dalam transaksi jasa perencanaan yang ditangani Bukit Harapan Konsultan senilai Rp99.123.000, nama paket justru berbunyi:

Jasa Konsultansi Konstruksi Perencanaan Pembangunan Gedung Ruang Kelas (Tipe 2) MAN 3 Kota Jambi.

Perbedaan penyebutan Tipe 1 dan Tipe 2 tersebut perlu diklarifikasi.

Apakah hanya kesalahan penamaan paket dalam sistem? Apakah pernah terjadi perubahan desain? Atau memang terdapat perbedaan ruang lingkup antara dokumen perencanaan dan pekerjaan konstruksi?

Jawabannya harus ditemukan dalam dokumen perencanaan teknis, gambar kerja, kontrak, serta dokumen perubahan pekerjaan apabila ada.

Belum tersedia bukti bahwa perbedaan nama paket ini berpengaruh terhadap pelaksanaan konstruksi.

Dua Proyek Lewat E-Katalog, Bagaimana Penyedia Dipilih?

Penggunaan metode E-Purchasing untuk dua proyek senilai Rp6,19 miliar juga patut dijelaskan kepada publik.

Sebab, pelaksanaan E-Purchasing tidak berarti penyedia dapat ditunjuk tanpa prosedur.

Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 mengatur E-Purchasing sebagai salah satu metode pemilihan penyedia untuk pekerjaan konstruksi. Ketentuan tersebut juga memungkinkan pengadaan melalui katalog elektronik sesuai persyaratan yang berlaku. jdih.lkpp.go.id

Selanjutnya, Peraturan LKPP Nomor 2 Tahun 2026 mengatur metode E-Purchasing yang meliputi pembelian langsung, negosiasi harga, dan mini kompetisi. Peraturan itu berlaku sejak 1 September 2026. jdih.lkpp.go.id

Karena tanggal pelaksanaan kedua transaksi tidak tercantum dalam CSV, dasar ketentuan operasional yang tepat pada saat pemilihan masih harus disesuaikan dengan tanggal transaksinya.

Pertanyaan utamanya bukan semata mengapa perusahaan yang sama memperoleh dua pekerjaan.

Melainkan bagaimana proses pemilihan penyedia berlangsung.

Apakah menggunakan mini kompetisi? Negosiasi harga? Atau mekanisme lain yang diperbolehkan dalam ketentuan katalog elektronik?

Berapa penyedia yang dibandingkan? Bagaimana evaluasi harga dan spesifikasinya? Dan apa pertimbangan pejabat pengadaan atau PPK memilih CV Danish Perkasa Konstruksi?

Informasi tersebut belum dapat dijawab oleh data dashboard karena kolom yang tersedia hanya mencantumkan metode E-Purchasing, tanpa merinci mekanisme pemilihannya.

Tenaga Ahli dan Jadwal Pekerjaan Perlu Dicocokkan

Hal berikutnya yang layak ditelusuri adalah kemampuan pelaksanaan.

Kedua proyek memiliki lokasi berbeda, yakni Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi.

Masing-masing membutuhkan pengendalian pekerjaan, tenaga teknis, peralatan, material, serta pengawasan pelaksanaan konstruksi.

Karena itu, daftar personel inti dan jadwal kedua pekerjaan penting diperiksa.

Apakah kedua proyek dilaksanakan dalam waktu bersamaan?

Jika beririsan, bagaimana pembagian penanggung jawab lapangan? Apakah personel yang dicantumkan pada dokumen kedua pekerjaan sama? Dan apakah penugasan tersebut memenuhi kebutuhan pelaksanaan masing-masing kontrak?

Tanpa mengetahui tanggal mulai, durasi kontrak, dan daftar personel, belum ada dasar untuk menyatakan terjadi penggunaan tenaga teknis yang tidak sesuai.

Pemeriksaan serupa juga penting dilakukan terhadap ketersediaan peralatan dan kemampuan pasokan material.

Status Masih ON PROCESS, Berapa Progres di Lapangan?

Dalam dashboard, dua transaksi CV Danish Perkasa Konstruksi sama-sama berstatus ON PROCESS dengan tahapan Kontrak.

Nilai pekerjaan masing-masing juga seluruhnya tercantum pada kolom nilai produk dalam negeri (PDN) dan nilai UMK.

Namun, angka tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh nilai kontrak telah dibayarkan atau pekerjaan sudah selesai.

Data juga belum memuat tanggal kontrak, progres fisik, batas penyelesaian, jumlah pembayaran termin, maupun hasil pemeriksaan lapangan.

Karena itu, status pelaksanaan aktual kedua proyek masih memerlukan konfirmasi.

Pertanyaan yang penting sekarang adalah apakah progres fisik pembangunan MAN 3 Kota Jambi dan MTsN 5 Muaro Jambi telah sesuai jadwal, spesifikasi, dan pembayaran yang dilakukan.

Apalagi, dua pekerjaan tersebut menyangkut sarana pendidikan yang manfaatnya langsung dirasakan siswa dan tenaga pendidik.

Bangunan sekolah bukan hanya soal nilai kontrak. Mutu struktur, keselamatan bangunan, dan ketepatan penyelesaian menjadi hal yang tidak kalah penting.

Masih Perlu Penjelasan Kanwil Kemenag dan Kontraktor

Sejumlah informasi masih perlu dikonfirmasi kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi selaku satuan kerja pengadaan.

Di antaranya mekanisme E-Purchasing, tanggal serta durasi kontrak, nilai hasil negosiasi, evaluasi kapasitas penyedia, perubahan desain apabila ada, dan perkembangan pekerjaan di lapangan.

Penjelasan juga diperlukan dari CV Danish Perkasa Konstruksi mengenai pembagian sumber daya perusahaan dalam menangani kedua proyek tersebut.

Hingga penyusunan naskah ini, belum tersedia hasil wawancara atau tanggapan langsung dari Kanwil Kemenag Jambi maupun CV Danish Perkasa Konstruksi. Karena itu, pemberitaan ini tidak menyimpulkan telah terjadi pelanggaran.

Yang sudah dapat dipastikan dari dataset adalah adanya dua transaksi konstruksi atas nama perusahaan yang sama dengan nilai total Rp6,19 miliar.

Sementara dari direktori resmi BPS, perusahaan tersebut tercatat sebagai badan usaha konstruksi skala kecil yang beralamat di Kota Jambi.

Dua fakta itu cukup menjadi alasan untuk meminta penjelasan lebih rinci mengenai kapasitas perusahaan dan proses pengadaan.

Sebab, keberhasilan proyek bukan diukur dari siapa yang paling banyak memperoleh kontrak.

Tetapi dari bagaimana pekerjaan dilaksanakan, bagaimana anggaran dipertanggungjawabkan, dan apakah bangunan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

Dua proyek sekolah. Satu kontraktor. Uang negara Rp6,19 miliar.

Kini, yang perlu dipastikan adalah kualitas bangunannya. (*)

BeritaSatu Network