Jambi - Nama CV Atifa Cipta Rencana belakangan mencuat setelah memenangkan tender perencanaan gedung baru RSUD Sultan Thaha Saifuddin Tebo senilai hampir Rp 1 miliar. Namun, siapakah sebenarnya perusahaan konsultan yang berbasis di Kota Jambi ini?
Penelusuran tim mengungkap bahwa perusahaan ini bukanlah pemain baru. Berdiri sejak 23 Juli 2008, CV Atifa Cipta Rencana telah hampir dua dekade malang melintang menjadi rekanan pemerintah daerah di Provinsi Jambi.
Berkantor pusat di Jl. Marsda Surya Darma Lorong Marjan No. 08, Kota Baru, Kota Jambi, perusahaan ini tercatat sebagai anggota Persatuan Konsultan Indonesia (PERKINDO). Fokus utamanya adalah jasa perencanaan arsitektur, rekayasa teknik, hingga pengawasan konstruksi.
Meski berstatus Commanditaire Vennootschap (CV) skala kecil, portofolio Atifa cukup mentereng. Sebuah direktori industri mencatat perusahaan ini telah menangani lebih dari 100 proyek dengan dukungan sekitar 20 tenaga profesional.
Klien utamanya adalah pemerintah daerah, baik Pemprov Jambi maupun Pemkab/Pemkot. Berikut beberapa jejak proyek strategis yang pernah mereka tangani:
- Tahun 2025: Memenangkan tender perencanaan tanggul sungai di Alam Barajo (Kota Jambi) dan pagar sekolah di Tebo.
- Pengawas Jalan: Menjadi konsultan pengawas rekonstruksi Jalan Pintas – Tanah Garo (Tebo) dengan skor kinerja sangat baik (4,80).
- Pengawas Gedung: Terlibat mengawasi pembangunan Kantor Wali Kota Jambi pada tahun 2022.
- Jembatan: Menjadi pengawas pembangunan jembatan di Merangin dan Kerinci pada TA 2019.
Kiprahnya yang luas di sektor jalan, jembatan, hingga gedung kesehatan menjadikan CV Atifa "langganan" dinas-dinas seperti PUPR, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan di Jambi.
Di balik laris manisnya proyek yang didapat, CV Atifa Cipta Rencana ternyata menyimpan catatan kelam. Perusahaan ini pernah terseret dalam pusaran kasus proyek Rehabilitasi Jembatan Telepang II di Jalan Provinsi Jambi sekitar tahun 2017.
Kala itu, CV Atifa bertindak sebagai konsultan pengawas.
Selain kasus korupsi, LHP BPK tahun 2019 juga sempat menyoroti sejumlah proyek di Dinas PUPR Jambi yang melibatkan pengawasan CV Atifa.
CV Atifa belum merespon konfirmasi tim Jambi Link. Pihak RSUD Tebo juga belum memberikan konfirmasinya.(*)