Muaro Jambi - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi pelan-pelan mulai 'memanaskan' mesin Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Menariknya, dari catatan awal tahun ini, aliran dana yang cukup besar justru tersedot untuk belanja sewa hotel.
Berdasarkan data yang dihimpun, Disdikbud Muaro Jambi terpantau memproses lima paket penyewaan hotel untuk berbagai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tingkat SD dan SMP. Jika ditotal, anggaran untuk sewa hotel ini nyaris menyentuh angka Rp 400 juta, tepatnya Rp 392.080.000.
Seluruh paket tersebut saat ini berstatus ON PROCESS melalui metode E-Purchasing. Berikut rincian aliran dana sewa hotel tersebut.
Paket penyewaan hotel dengan nilai paling besar dialokasikan untuk kegiatan Pemuktahiran Data Dapodik. Disdikbud Muaro Jambi merogoh kocek hingga Rp 187.920.000 untuk acara ini. Paket ini dikerjakan oleh penyedia berinisial HSR.
Selain acara Dapodik, ada empat kegiatan lain yang nilai pagu dan harga penawarannya dibuat sangat identik, yakni masing-masing bernilai Rp 51.040.000. Menariknya lagi, keempat paket sewa hotel ini diborong oleh satu penyedia yang sama, yakni JM.
Berikut rincian keempat paket tersebut:
- Sewa Hotel Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan (SD): Rp 51.040.000.
- Sewa Hotel Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan (SMP): Rp 51.040.000.
- Sewa Hotel Bimbingan Teknis/Magang Peningkatan Kapasitas Pendidikan (SD): Rp 51.040.000.
- Sewa Hotel Bimbingan Teknis/Magang Peningkatan Kapasitas Pendidikan (SMP): Rp 51.040.000.
Geliat belanja awal tahun ini menunjukkan agenda kegiatan tatap muka di lingkungan Disdikbud Muaro Jambi cukup padat. Namun, publik tentu berharap besarnya anggaran ratusan juta rupiah yang dihabiskan di hotel ini berbanding lurus dengan peningkatan nyata kualitas mutu pendidikan dan tenaga pengajar di Kabupaten Muaro Jambi.(*)
Comments
Rapat di hotel
Mungkin gaungan presiden agar pemerintahan berhemat salah satunya dengan tidak menggelar rapat di hotel ngak sampai ke muaro jambi