Tanjab Barat – Tender proyek Pemeliharaan Pelabuhan RORO Kuala Tungkal tahun anggaran 2026 akhirnya dimenangkan CV Sukses Sekawan.
Nilainya Rp1.935.445.000 setelah negosiasi.
Paket ini berada di bawah Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sumber dananya APBD 2026. Lokasi pekerjaan berada di Pelabuhan RORO Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Kode RUP-nya 63327988. Nama paketnya sama: Pemeliharaan Pelabuhan RORO Kuala Tungkal.
Jenis pengadaan: Pekerjaan Konstruksi.
Metode pengadaan Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur.
Tender ini tidak menggunakan Reverse Auction.
Tahap tender saat ini sudah Tender Sudah Selesai.
Sekilas, ini proyek pemeliharaan biasa. Tapi begitu datanya dibaca pelan, ada beberapa titik yang layak disorot.
Pertama, nilai pagu dan HPS sama persis, yakni Rp1.940.100.000.
Kedua, tender ini diikuti 17 peserta, tetapi hanya 1 peserta yang tercatat memasukkan harga penawaran.
Ketiga, harga pemenang hanya turun Rp4.655.000 dari HPS.
Itu sekitar 0,24 persen saja.
Dengan kata lain, harga akhir pemenang masih sekitar 99,76 persen dari HPS.
Angka ini tidak otomatis salah. Tapi dalam tender dengan 17 peserta dan hanya satu penawar aktif, publik wajar bertanya: di mana kompetisinya?
Data Tender
| No | Uraian | Detail |
|---|---|---|
| 1 | Nama Tender | Pemeliharaan Pelabuhan RORO Kuala Tungkal |
| 2 | Kode RUP | 63327988 |
| 3 | Nama Paket | Pemeliharaan Pelabuhan RORO Kuala Tungkal |
| 4 | Sumber Dana | APBD |
| 5 | Uraian Singkat | sfesifikasi teknis.pdf |
| 6 | Tanggal Pembuatan | 25 Februari 2026 |
| 7 | Tahap Saat Ini | Tender Sudah Selesai |
| 8 | K/L/PD | Kabupaten Tanjung Jabung Barat |
| 9 | Satuan Kerja | Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat |
| 10 | Jenis Pengadaan | Pekerjaan Konstruksi |
| 11 | Metode | Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 12 | Reverse Auction | Tidak menggunakan Reverse Auction |
| 13 | Tahun Anggaran | APBD 2026 |
| 14 | Pagu | Rp1.940.100.000 |
| 15 | HPS | Rp1.940.100.000 |
| 16 | Jenis Kontrak | Gabungan Lumsum dan Harga Satuan |
| 17 | Lokasi | Pelabuhan RORO Kuala Tungkal |
| 18 | Kualifikasi Usaha | Kecil |
Pemenang Tender
| No | Uraian | Detail |
|---|---|---|
| 1 | Nama Pemenang | CV Sukses Sekawan |
| 2 | Alamat | Jl. Lorong Kandau, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi |
| 3 | NPWP | 06*3**1****34**0 |
| 4 | Harga Penawaran | Rp1.935.778.158,16 |
| 5 | Harga Terkoreksi | Rp1.935.778.158,16 |
| 6 | Harga Negosiasi | Rp1.935.445.000 |
Harga penawaran dan harga terkoreksi CV Sukses Sekawan sama, yakni Rp1.935.778.158,16.
Setelah negosiasi, harga turun menjadi Rp1.935.445.000.
Artinya, proses negosiasi hanya menurunkan harga sekitar Rp333.158,16.
Jika dibandingkan dengan HPS Rp1.940.100.000, harga negosiasi hanya lebih rendah Rp4.655.000.
Untuk proyek hampir Rp2 miliar, selisih ini sangat tipis.
Dalam hasil evaluasi Pokja, terdapat 17 peserta.
Namun hanya CV Sukses Sekawan yang tercatat memasukkan harga penawaran.
Enam belas peserta lainnya tidak terlihat mengajukan harga dalam data evaluasi.
| No | Peserta | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | CV Sukses Sekawan | Menawar Rp1.935.778.158,16. Terkoreksi sama. Negosiasi Rp1.935.445.000. Menang |
| 2 | CV Tamacho Building Construction | Tidak tercatat harga penawaran |
| 3 | CV Rekayasa Putra Konstruksi | Tidak tercatat harga penawaran |
| 4 | CV Sukses Bersama | Tidak tercatat harga penawaran |
| 5 | CV Tri Putra Cont | Tidak tercatat harga penawaran |
| 6 | Agra Pana Konstruksi | Tidak tercatat harga penawaran |
| 7 | CV Dita Kontraktor | Tidak tercatat harga penawaran |
| 8 | CV Garda | Tidak tercatat harga penawaran |
| 9 | PT Jell Engineering Karya | Tidak tercatat harga penawaran |
| 10 | CV Amanah Jaya Konstruksi | Tidak tercatat harga penawaran |
| 11 | CV Laras Karya Utama | Tidak tercatat harga penawaran |
| 12 | CV Hidayat | Tidak tercatat harga penawaran |
| 13 | PT Toba Sejahtera Karunia | Tidak tercatat harga penawaran |
| 14 | CV Famili Pembangunan | Tidak tercatat harga penawaran |
| 15 | CV Amethyst | Tidak tercatat harga penawaran |
| 16 | CV Cakra Trihanda Konsultan | Tidak tercatat harga penawaran |
| 17 | CV Kirana Karya | Tidak tercatat harga penawaran |
Ada satu bagian yang juga patut dicermati.
Nama tender di sistem adalah Pemeliharaan Pelabuhan RORO Kuala Tungkal.
Namun dokumen spesifikasi teknis pada halaman pertama menyebut pekerjaan Renovasi Ponton Pelabuhan Penyeberangan.
Lokasinya sama Pelabuhan RORO Kuala Tungkal.
Perbedaan istilah ini penting.
“Pemeliharaan” terdengar seperti pekerjaan rutin.
Namun “renovasi ponton” menunjukkan pekerjaan yang bisa lebih teknis dan lebih sensitif, karena menyangkut struktur fasilitas penyeberangan.
Apalagi dalam dokumen teknis, pekerjaan menyentuh bagian baja, ponton, pemotongan plat, pelapisan, pengelasan, dan pengecatan proteksi.
Pelabuhan RORO bukan fasilitas biasa.
Ia dipakai untuk pergerakan orang, kendaraan, dan barang.
Kalau ponton tidak kuat, kalau las tidak rapi, kalau plat tidak sesuai, kalau coating tidak maksimal, keselamatan publik bisa ikut dipertaruhkan.
Dokumen spesifikasi teknis memuat sejumlah ketentuan pekerjaan.
| No | Bagian | Isi Utama |
|---|---|---|
| 1 | Uraian umum | Gambar pelaksanaan, daerah operasi, pagar pengaman proyek |
| 2 | Kualitas pekerjaan | Bahan bangunan, pelaksanaan, patok, survei, persetujuan pengawas |
| 3 | Administrasi lapangan | Buku harian, keamanan proyek, kantor direksi, keselamatan kerja |
| 4 | Mobilisasi | Peralatan, pekerja, bahan, direksi keet, pengamanan lokasi |
| 5 | Bahan bangunan | Standar Indonesia, pemeriksaan dan pengujian material |
| 6 | Baja | Plat, profil baja, tulangan, baut, paku-paku, elektrode |
| 7 | Sipil umum | Pagar sementara dari seng gelombang |
| 8 | Ponton | Pembersihan, pemotongan plat lantai atas, pelapisan plat |
| 9 | Las | Pemotongan, pengelasan, penyelesaian, pemeriksaan |
| 10 | Proteksi baja | Pengecatan proteksi, coating, cat dasar, cat luar |
| 11 | Akhir pekerjaan | Pembersihan akhir dan pembetulan kekurangan |
Di bagian akhir dokumen, spesifikasi teknis ditandatangani di Jambi, Maret 2026. Dokumen itu mengesahkan pihak Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Mardi, serta Konsultan Perencana CV Graha Cipta Konsultan, Ir. Abdul Somad, Site Engineer.
Dokumen teknis menunjukkan pekerjaan ini menyentuh elemen penting.
Ada pemotongan plat lantai atas ponton.
Ada pelapisan plat ponton.
Ada pekerjaan las.
Ada pengecatan proteksi untuk baja.
Ada syarat penggunaan bahan sesuai standar.
Ada pemeriksaan dan pengujian.
Ada kewajiban penyedia bertanggung jawab atas perbaikan pekerjaan yang tidak sesuai.
Dalam pekerjaan ponton, detail kecil bisa berakibat besar.
Plat yang tidak sesuai bisa cepat rusak.
Las yang buruk bisa berbahaya.
Coating yang asal bisa membuat baja cepat korosi.
Pembersihan akhir yang tidak tertib bisa mengganggu operasi pelabuhan.
Karena itu, proyek Rp1,93 miliar ini tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan “sekadar pemeliharaan”.
Ini menyangkut keselamatan fasilitas penyeberangan.
Syarat Kualifikasi
Tender ini mensyaratkan peserta memenuhi persyaratan administrasi, legalitas, dan teknis.
| No | Syarat | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Usaha | Memenuhi ketentuan peraturan untuk menjalankan kegiatan/usaha |
| 2 | SBU | Sesuai Dokumen Pemilihan, masih berlaku, status disetujui |
| 3 | Pajak | Valid berdasarkan Konfirmasi Status Wajib Pajak |
| 4 | Kapasitas hukum | Akta, kuasa bila ada, bukti pegawai tetap bila dikuasakan, KTP |
| 5 | Pakta integritas | Wajib disetujui |
| 6 | Surat pernyataan | Wajib disetujui |
| 7 | SBU usaha kecil | Paling banyak 1 SBU |
| 8 | SBU menengah/besar | Paling banyak 2 SBU |
| 9 | Pengalaman | Pekerjaan konstruksi 4 tahun terakhir |
| 10 | SKP | Memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket |
Untuk usaha kecil yang baru berdiri kurang dari tiga tahun, dokumen juga memuat pengecualian pengalaman untuk paket sampai paling banyak Rp2,5 miliar jika penyedia belum memiliki pengalaman.
Nilai paket ini Rp1,94 miliar.
Artinya, secara nilai, paket ini berada di bawah ambang Rp2,5 miliar.
Namun karena pekerjaan menyangkut pelabuhan dan ponton, kemampuan teknis tetap harus diuji serius. Jangan hanya melihat kecilnya kualifikasi usaha, tetapi juga kesiapan alat, tenaga las, pengalaman baja, pengalaman ponton, dan mutu pekerjaan.
Ada beberapa titik yang membuat tender ini patut dicermati.
Pertama, pagu dan HPS sama persis, yakni Rp1.940.100.000.
Kedua, tender diikuti 17 peserta, tetapi hanya satu yang menawar.
Ketiga, harga akhir pemenang hanya turun 0,24 persen dari HPS.
Keempat, nama tender menyebut pemeliharaan, sedangkan spesifikasi teknis menyebut renovasi ponton.
Kelima, pekerjaan menyangkut fasilitas publik yang sensitif: pelabuhan RORO.
Keenam, proyek sudah selesai tender. Artinya, proses administrasi sudah bergerak, tinggal memastikan pekerjaan lapangan benar-benar sesuai spesifikasi.
Dalam tender publik, sah secara sistem belum cukup.
Publik ingin melihat kompetisi yang sehat, harga yang wajar, dan mutu yang bisa dipertanggungjawabkan.
Jika pesertanya 17 tetapi penawarnya cuma satu, publik akan bertanya.
Apakah peserta lain mundur karena tidak mampu?
Apakah syarat teknis terlalu spesifik?
Apakah waktu penyusunan penawaran terlalu sempit?
Apakah pekerjaan sudah terbaca mengarah ke satu penyedia?
Atau hanya kebetulan tender ramai di daftar, tapi sepi di substansi?
Sejumlah warga Kuala Tungkal berharap pekerjaan di Pelabuhan RORO tidak asal jadi.
Seorang warga, Ruslan, mengatakan pelabuhan RORO adalah akses penting bagi masyarakat.
“Kalau pelabuhan diperbaiki, tentu bagus. Tapi jangan hanya dicat terlihat baru. Kalau ponton yang diperbaiki, las dan platnya harus kuat. Ini menyangkut keselamatan,” ujarnya.
Warga lainnya, Johni, menyoroti minimnya kompetisi dalam tender.
“Pesertanya 17, tapi yang menawar cuma satu. Harga menang juga turun tipis sekali dari HPS. Itu wajar kalau masyarakat bertanya, tendernya benar-benar kompetitif atau tidak,” katanya.
Sementara warga lain meminta Dinas Perhubungan membuka progres pekerjaan.
“Pelabuhan RORO itu dipakai orang banyak. Kalau ada pekerjaan hampir dua miliar, harus jelas apa saja yang diganti, bagian mana yang diperbaiki, dan siapa yang mengawasi,” ujarnya.(*)