April 2026, 49 Proyek APBD 2026 Merangin Resmi Digeber, Totalnya Tembus Rp 7,18 Miliar

WIB
IST

Merangin - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin membuktikan tajinya di awal Tahun Anggaran 2026. Tak pakai lama, puluhan proyek pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD 2026 telah resmi diluncurkan dan mulai dieksekusi di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan penelusuran data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Pemkab Merangin, per 21 April 2026 ini, total kucuran dana APBD yang telah masuk dalam daftar realisasi awal ini mencapai Rp 7.181.940.983 (Rp 7,18 Miliar).

Dana tersebut dialokasikan untuk 49 paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah instansi strategis.

Menariknya, kecepatan eksekusi birokrasi Merangin patut diacungi jempol. Dari total 49 paket yang diluncurkan, 32 paket di antaranya telah berstatus SELESAI, sementara sisanya berstatus BERLANGSUNG dan ON PROCESS.

Berikut adalah deretan 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan sedotan anggaran paling jumbo di awal 2026:

1. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR): Rp 2,48 Miliar

Dinas PUPR menempati urutan pertama dengan total belanja awal menembus Rp 2,48 Miliar. Anggaran ini difokuskan untuk belanja Jasa Konsultan Perencanaan pembangunan infrastruktur jalan. Rincian terbesar disedot untuk paket Perencanaan Rekonstruksi Jalan Kabupaten Wilayah I (Rp 412 Juta), Wilayah II (Rp 389 Juta), dan Wilayah III (Rp 265 Juta).

2. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo): Rp 1,49 Miliar

Diskominfo tampil mengejutkan dengan menduduki peringkat kedua. Hal ini dikarenakan adanya satu paket proyek raksasa, yakni belanja Bandwidth Internet Dedicated yang menelan biaya luar biasa sebesar Rp 1.373.625.000 (Rp 1,37 Miliar). Proyek ini digarap oleh vendor Aneka Teguh Jaya via E-Katalog.

3. Dinas Kesehatan: Rp 890 Juta

Sektor kesehatan tak mau ketinggalan. Anggaran ini lari ke dua kantong utama, yakni Belanja Bahan Lainnya senilai Rp 642,8 Juta (digarap Indo Tekhno Plus), serta Jasa Konsultan Perencanaan Pembangunan Puskesmas Pasar Masurai senilai Rp 247 Juta.

4. Sekretariat DPRD (Setwan): Rp 720 Juta

Sebagai fasilitas wakil rakyat, Setwan menghabiskan Rp 720 Juta di awal tahun. Menariknya, porsi terbesar lari ke urusan perut dan operasional. Di antaranya Belanja Makan Minum Rapat Paripurna senilai Rp 183 Juta (oleh Kantin Fatimah), Belanja Pakan-Natura Rumah Dinas Rp 129,9 Juta, dan Makan Minum Demo/Tamu Rp 61,9 Juta (oleh RM Pusako).

5. RSUD Kolonel Abundjani: Rp 547 Juta

Rumah sakit daerah ini merogoh kocek untuk perbaikan fasilitas vital, utamanya proyek Belanja Penambahan Instalasi/Jaringan Listrik senilai Rp 517,5 Juta yang digarap oleh vendor Tujuh Mandiri Jaya.

Langkah responsif Pemkab Merangin yang langsung menggeber puluhan proyek sejak awal tahun ini tentu menjadi sinyal positif. Masyarakat menaruh harapan besar agar kucuran dana miliaran rupiah ini benar-benar membawa perubahan nyata bagi infrastruktur jalan, pelayanan publik, dan pemulihan ekonomi di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.(*)

BeritaSatu Network