Berita Merangin Terkini

Akhirnya Punya Plt, Penunjukan Kabag Kesra Jadi Bos PTSP Merangin Tuai Kontroversi!

Merangin - Teka-teki kekosongan kursi pimpinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Merangin akhirnya terjawab. Setelah 10 hari dibiarkan kosong hingga layanan publik tersendat, Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menunjuk Agus Salim sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas.

Tinggal 5 Hari, Proyek Jalan Lubuk Beringin Merangin Masih Berantakan!

Merangin - Proyek peningkatan Jalan Lubuk Beringin–Durian Rambun di Kabupaten Merangin kini berada di ujung tanduk. Dengan sisa waktu kontrak hanya tinggal lima hari, progres fisik pekerjaan di lapangan dilaporkan belum mencapai 50 persen.

Kondisi ini memicu kekhawatiran publik akan mangkraknya proyek tersebut. Dinas PUPR Kabupaten Merangin pun tak menampik adanya keterlambatan parah ini.

Ditinggal M Arif Jadi Sekda Sarolangun, Layanan PTSP Merangin Lumpuh!

Merangin - Roda pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Merangin mendadak macet. Pasca delapan hari ditinggalkan M. Arif yang dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Sarolangun, kursi pimpinan di dinas strategis tersebut dibiarkan kosong melompong.

Hingga kini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas tak kunjung ditunjuk oleh Pemkab Merangin. Akibatnya, pelayanan perizinan dan administrasi nyaris berhenti total.

Proyek Trotoar Merangin "Macet" Akibat 'Tersandera' Vendor Tunggal?

Merangin - Menjelang akhir tahun anggaran, sejumlah proyek pembangunan trotoar di Kabupaten Merangin, Jambi, justru bikin ketar-ketir. Bukannya hampir rampung, pekerjaan di lapangan malah terlihat mandek.

Penyebab utamanya diduga bukan karena kontraktor tak punya modal, melainkan terjebak oleh spesifikasi teknis yang dinilai tak masuk akal: wajib menggunakan beton ready mix mutu K250.

Bermasalah Sejak Awal Tender, Proyek CV Wakuda Bangun Jaya Rp 7,5 M di Merangin Masuk Radar KPK

Merangin - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak main-main dalam mengawasi penggunaan anggaran negara di daerah. Satgas KPK kini memelototi 10 proyek strategis di Kabupaten Merangin yang diduga rawan penyimpangan.

Dari daftar pantauan itu, dua proyek jumbo menjadi sorotan tajam karena terindikasi bermasalah. Temuan di lapangan menyebutkan, kedua proyek ini diduga kuat dikendalikan oleh oknum kontraktor yang sama, meskipun menggunakan "bendera" perusahaan yang berbeda.

Dua proyek tersebut adalah:

Waktu Mepet! Proyek Trotoar Merangin Terancam Gagal?

Merangin - Lampu kuning menyala bagi sejumlah proyek pembangunan trotoar di Kabupaten Merangin, Jambi. Di penghujung tahun anggaran yang tinggal menghitung hari, pengerjaan di lapangan justru mandek dan terancam tidak selesai tepat waktu.

Biang kerok keterlambatan ini diduga bukan karena faktor cuaca, melainkan kebijakan spesifikasi teknis yang dinilai tidak masuk akal. Dinas terkait mewajibkan penggunaan beton siap pakai (ready mix) dengan mutu K250, sebuah spesifikasi yang dianggap terlalu tinggi untuk kelas pekerjaan trotoar.

Dipantau KPK! Proyek Jalan Simpang Margoyoso – Batas Tebo Rp 4,1 M Dimenangkan CV Mulia Ardhana, Penawaran Pepet HPS

Merangin - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah bergerilya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kabupaten Merangin, Jambi. Lembaga antirasuah ini memantau ketat 10 paket proyek strategis Tahun Anggaran 2025.

Salah satu proyek yang menjadi sorotan utama adalah Rehabilitasi/Rekonstruksi Jalan Simpang Margoyoso – Batas Tebo. Proyek ini dikerjakan oleh CV Mulia Ardhana dengan nilai pagu fantastis mencapai Rp 4,1 miliar.

Pola Kemenangan Mirip, Tender Proyek Jalan Merangin ini Dimonopoli 1 Kontraktor?

Lagi-lagi tender poyek di Kabupaten Merangin terjejak janggal. Kali ini, kejanggalan serupa terjadi pada tender proyek penanganan jalan Simpang Seling – Muara Jernih di Kabupaten Merangin (APBDP 2025). Tender senilai pagu Rp 2 miliar itu memunculkan sejumlah anomali yang mengarah pada dugaan pengondisian pemenang.