Tanjab Timur – Tender Pembangunan Jembatan Sungai Nek Desa Sinar Wajo Kecamatan Mendahara Ulu (lokasi 1) mulai masuk fase penting.
Tahapnya kini Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga.
Paket ini berada di bawah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Nilai pagunya Rp2.600.000.000.
HPS-nya Rp2.505.740.000.
Ada selisih Rp94.260.000 antara pagu dan HPS.
Tender ini diikuti 24 peserta.
Namun dari data yang terlihat, baru 7 peserta yang mencantumkan harga penawaran.
Sebanyak 17 peserta lain belum tampak harga penawarannya.
Harga terendah sementara datang dari CV Bukit Abadi Sejahtera.
Nilainya Rp2.203.828.966,70.
Harga terkoreksinya sama.
Jika dibandingkan dengan HPS, harga CV Bukit Abadi Sejahtera turun Rp301.911.033,30.
Atau sekitar 12,05 persen di bawah HPS.
Angka ini langsung membuat tender jembatan tersebut menarik disorot.
Bukan karena harga rendah otomatis salah.
Tetapi karena proyek jembatan bukan pekerjaan ringan.
Ada pekerjaan tanah.
Ada pipa dan tiang pancang.
Ada beton struktur dan pasangan.
Ada pengecatan.
Jika harga terlalu rendah, yang harus diuji adalah satu: apakah mutu tetap aman?
Data Pokok Tender
| No | Uraian | Detail |
|---|---|---|
| 1 | Nama Tender | Pembangunan Jembatan Sungai Nek Desa Sinar Wajo Kec. Mendahara Ulu (lokasi 1) |
| 2 | Kode RUP | 67340354 |
| 3 | Sumber Dana | APBD |
| 4 | Tanggal Pembuatan | 22 Juni 2026 |
| 5 | Tahap | Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga |
| 6 | K/L/PD | Kab. Tanjung Jabung Timur |
| 7 | Satuan Kerja | Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman |
| 8 | Jenis | Pekerjaan Konstruksi |
| 9 | Metode | Tender Pascakualifikasi Satu File |
| 10 | Sistem | Harga Terendah Sistem Gugur |
| 11 | Reverse Auction | Tidak menggunakan |
| 12 | Tahun Anggaran | APBD 2026 |
| 13 | Kontrak | Harga Satuan |
| 14 | Lokasi | Kec. Mendahara Ulu |
| 15 | Kualifikasi | Usaha Kecil |
Pagu, HPS, dan Harga Terendah
| Uraian | Nilai | Catatan |
|---|---|---|
| Pagu | Rp2.600.000.000 | Nilai paket |
| HPS | Rp2.505.740.000 | Acuan harga |
| Selisih Pagu-HPS | Rp94.260.000 | 3,63% dari pagu |
| Harga terendah | Rp2.203.828.966,70 | CV Bukit Abadi Sejahtera |
| Selisih HPS-terendah | Rp301.911.033,30 | Turun 12,05% |
| Selisih Pagu-terendah | Rp396.171.033,30 | Turun 15,24% |
HPS paket ini tidak menempel ke pagu seperti banyak paket lain.
Ada jarak Rp94,26 juta dari pagu.
Namun yang mencolok justru jarak harga terendah terhadap HPS.
Harga CV Bukit Abadi Sejahtera turun lebih dari Rp301 juta dari HPS.
Untuk pekerjaan jembatan senilai Rp2,6 miliar, penurunan 12 persen harus diuji serius.
Apakah metode kerja tetap sesuai?
Apakah tiang pancang tetap sesuai spesifikasi?
Apakah mutu beton tetap aman?
Apakah volume tidak dikurangi?
Apakah pekerjaan struktur tetap memenuhi standar?
Pertanyaan ini penting karena jembatan bukan sekadar bangunan penghubung.
Jembatan adalah titik keselamatan warga.
Dokumen Uraian Singkat
Dokumen uraian singkat menyebut pemberi tugas adalah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Pekerjaan ini masuk Program Penyelenggaraan Jalan.
Kegiatannya Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota.
Sub kegiatannya Pembangunan Jembatan.
Lokasi pekerjaan Kecamatan Mendahara Ulu.
Nilai pagu Rp2.600.000.000.
Nilai HPS Rp2.505.740.000.
Masa pelaksanaan 150 hari kalender.
Masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Sumber dana APBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2026.
Lingkup Pekerjaan
| No | Lingkup | Catatan |
|---|---|---|
| 1 | Pekerjaan pendahuluan | Persiapan proyek |
| 2 | Pekerjaan tanah | Dasar konstruksi |
| 3 | Pipa dan tiang pancang | Elemen penting jembatan |
| 4 | Beton struktur dan pasangan | Kekuatan utama |
| 5 | Pengecatan | Pekerjaan akhir |
Lingkup pekerjaan ini menunjukkan proyek jembatan tersebut tidak bisa dianggap sederhana.
Ada pekerjaan tiang pancang.
Ada beton struktur.
Ada pekerjaan tanah.
Jika salah desain, salah mutu, salah pelaksanaan, atau pengawasan longgar, dampaknya bisa panjang.
Jembatan bisa cepat rusak.
Bisa amblas.
Bisa tidak nyaman dilalui.
Bisa membahayakan warga.
Tender ini diikuti 24 peserta.
Namun harga yang tampak baru 7 peserta.
Harga yang Terlihat
| No | Peserta | Harga |
|---|---|---|
| 1 | CV Bukit Abadi Sejahtera | Rp2.203.828.966,70 |
| 2 | Zenth Global IDN | Rp2.332.536.476,80 |
| 3 | cv. januari mitra sejati | Rp2.350.914.409,39 |
| 4 | CV Samudra Jaya | Rp2.412.255.422,57 |
| 5 | CV Intan Bangun Persada | Rp2.415.472.073,78 |
| 6 | CV Way Salak | Rp2.479.794.930,33 |
| 7 | CV Fawwas Solusi Inti | Rp2.494.357.223,80 |
Dari tujuh harga yang terlihat, CV Bukit Abadi Sejahtera berada paling rendah.
Zenth Global IDN berada di posisi kedua.
Selisih antara CV Bukit Abadi Sejahtera dan Zenth Global IDN mencapai Rp128.707.510,10.
Selisih ini cukup lebar.
Artinya, penawar terendah tidak hanya sedikit lebih rendah.
Ia turun cukup jauh dari pesaing terdekat.
Selisih dari HPS
| Peserta | Selisih HPS | Persen |
|---|---|---|
| CV Bukit Abadi Sejahtera | Rp301.911.033,30 | 12,05% |
| Zenth Global IDN | Rp173.203.523,20 | 6,91% |
| cv. januari mitra sejati | Rp154.825.590,61 | 6,18% |
| CV Samudra Jaya | Rp93.484.577,43 | 3,73% |
| CV Intan Bangun Persada | Rp90.267.926,22 | 3,60% |
| CV Way Salak | Rp25.945.069,67 | 1,04% |
| CV Fawwas Solusi Inti | Rp11.382.776,20 | 0,45% |
Tabel ini menunjukkan dua pola.
Ada penawar yang cukup dekat dengan HPS.
Ada juga yang turun cukup jauh.
CV Bukit Abadi Sejahtera menjadi yang paling agresif.
Pertanyaannya: apakah penawaran serendah itu tetap realistis untuk pekerjaan jembatan?
Pokja harus menguji dokumen harga, metode pelaksanaan, analisis harga satuan, dukungan alat, personel, dan kemampuan kerja lapangan.
Sebanyak 17 peserta lain belum tampak harga penawarannya dalam data yang diberikan.
Peserta Tanpa Harga Terlihat
| No | Peserta | Catatan |
|---|---|---|
| 8 | CV Indo Jaya Abadi | Belum tampak harga |
| 9 | CV Taman Karya Manggala | Belum tampak harga |
| 10 | PT Artama Anugrah Konstruksi | Belum tampak harga |
| 11 | PT Nusantara Baja Prima | Belum tampak harga |
| 12 | CV Tunas Baru Utama | Belum tampak harga |
| 13 | CV Sukses Bersama | Belum tampak harga |
| 14 | Putra Idola Persada | Belum tampak harga |
| 15 | CV Sinar Haryani Kortindo | Belum tampak harga |
| 16 | CV Hidayat | Belum tampak harga |
| 17 | PT Indo Limas Konstruksi | Belum tampak harga |
| 18 | CV Rimbo Jaya Tekhnik | Belum tampak harga |
| 19 | CV Kolang Nauli Arga | Belum tampak harga |
| 20 | cv. zilli permai | Belum tampak harga |
| 21 | CV Tamacho Building Construction | Belum tampak harga |
| 22 | PT Indo Skala Perkasa | Belum tampak harga |
| 23 | CV Buntara Berkah Konstruksi | Belum tampak harga |
| 24 | PT Indo Trans Bajautama | Belum tampak harga |
Banyaknya peserta tanpa harga tidak otomatis berarti ada masalah.
Namun harus dijelaskan.
Apakah mereka hanya mendaftar?
Apakah tidak mengunggah dokumen harga?
Apakah gugur administrasi?
Apakah gugur teknis?
Apakah harga belum terbuka?
Atau data sistem belum menampilkan seluruh informasi?
Dalam tender publik, daftar peserta panjang tidak cukup.
Yang penting adalah kompetisi nyata.
Rekap Kompetisi
| Uraian | Jumlah | Catatan |
|---|---|---|
| Peserta tender | 24 | Terdaftar |
| Harga terlihat | 7 | Ada penawaran |
| Harga belum tampak | 17 | Perlu penjelasan |
| Harga terendah | Rp2,203 M | CV Bukit Abadi |
| Selisih terendah-HPS | 12,05% | Perlu diuji |
Tender ini lebih kompetitif dibanding paket yang hanya menampilkan satu atau dua harga.
Namun tetap menyisakan pertanyaan karena sebagian besar peserta belum tampak harga.
Dari 24 peserta, hanya 7 harga yang terlihat.
Artinya, sekitar 70,83 persen peserta belum tampak harga penawarannya.
Syarat Legalitas
Peserta wajib memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan kegiatan usaha.
SBU tertulis sesuai dokumen pemilihan.
NIB juga tertulis sesuai dokumen pemilihan.
Peserta harus mempunyai status valid keterangan wajib pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak.
Secara hukum, peserta harus memiliki kapasitas untuk mengikatkan diri pada kontrak.
Kapasitas itu dibuktikan dengan akta pendirian perusahaan dan/atau perubahannya, surat kuasa apabila dikuasakan, bukti bahwa penerima kuasa merupakan pegawai tetap apabila dikuasakan, dan KTP.
Peserta wajib menyetujui Pakta Integritas dan Surat Pernyataan Peserta.
Syarat Administrasi
| No | Syarat | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | SBU | Sesuai dokumen |
| 2 | NIB | Sesuai dokumen |
| 3 | Pajak | KSWP valid |
| 4 | Pelaporan pajak | Tahun 2025 |
| 5 | Akta | Pendirian/perubahan |
| 6 | Kuasa | Jika dikuasakan |
| 7 | KTP | Wajib |
| 8 | Pakta integritas | Wajib |
| 9 | Pernyataan peserta | Wajib |
Satu hal yang perlu disorot adalah SBU dan NIB hanya tertulis sesuai dokumen pemilihan dalam data utama.
Untuk proyek jembatan, informasi subklasifikasi SBU seharusnya terang bagi publik.
Apakah yang disyaratkan konstruksi jalan?
Jembatan?
Bangunan sipil?
Atau subklasifikasi tertentu?
Semakin spesifik pekerjaan, semakin penting keterbukaan syarat teknisnya.
Syarat Teknis
Peserta harus memiliki pengalaman paling kurang pekerjaan konstruksi dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.
Pengalaman dapat berasal dari lingkungan pemerintah atau swasta, termasuk pengalaman subkontrak.
Peserta juga harus memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket atau SKP.
Untuk kualifikasi usaha kecil yang baru berdiri kurang dari 3 tahun, ada ketentuan khusus.
Jika penyedia belum memiliki pengalaman, pengecualian hanya berlaku untuk pengadaan dengan nilai paket sampai paling banyak Rp2,5 miliar.
Untuk pengadaan bernilai di atas Rp2,5 miliar sampai paling banyak Rp15 miliar, penyedia harus mempunyai 1 pengalaman pada bidang yang sama.
Paket ini memiliki pagu Rp2,6 miliar.
HPS-nya Rp2,505 miliar.
Dengan pagu di atas Rp2,5 miliar, pengalaman bidang yang sama menjadi sangat penting.
Tidak boleh asal.
Tidak boleh sekadar lolos administratif.
Jembatan butuh penyedia yang benar-benar mengerti konstruksi struktur.
Nilai Paket dan Ambang Pengalaman
| Uraian | Nilai | Catatan |
|---|---|---|
| Ambang pengecualian | Rp2.500.000.000 | Untuk usaha kecil baru |
| Pagu paket | Rp2.600.000.000 | Di atas ambang |
| HPS paket | Rp2.505.740.000 | Di atas ambang |
| Konsekuensi | Wajib pengalaman | Bidang sama |
Ini titik yang sangat penting.
Karena nilai paket berada sedikit di atas ambang Rp2,5 miliar, maka penyedia usaha kecil baru tidak bisa begitu saja mengandalkan pengecualian tanpa pengalaman.
Pokja harus benar-benar menguji pengalaman penyedia, termasuk pengalaman pada bidang yang sama.
Jika penawar terendah tidak punya pengalaman memadai, risiko pekerjaan jembatan bisa meningkat.
Warga Mendahara Ulu, M. Ridwan meminta pemerintah tidak hanya mengejar harga terendah.
“Kalau ini jembatan, jangan cuma lihat siapa paling murah. Tiang pancang, beton, dan struktur harus kuat. Kalau jembatan rusak, warga yang menanggung risiko,” ujarnya.
Warga Sinar Wajo, Siti menyoroti banyaknya peserta yang belum tampak harga.
“Kalau pesertanya 24, tapi harga yang terlihat hanya 7, masyarakat perlu tahu sisanya kenapa. Tender harus jelas, jangan hanya ramai nama,” katanya.
Warga Tanjab Timur, Ahmad mempertanyakan harga terendah yang turun jauh dari HPS.
“Turun 12 persen dari HPS itu besar. Kalau memang efisiensi, bagus. Tapi harus dicek agar tidak mengurangi mutu jembatan,” ujarnya.
Warga Mendahara Ulu lainnya, Nur berharap jembatan ini benar-benar membuka akses warga.
“Kalau jembatan selesai dan kuat, warga senang. Tapi jangan sampai baru beberapa bulan sudah bermasalah. Pengawasan harus dari awal,” katanya.(*)