JAMBI — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat yang juga Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Ir Afriansyah Noor, M.Si., IPU., menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tanjung Jabung Timur, H Saipudin.
H Saipudin berpulang ke rahmatullah di Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu siang, 29 Juli 2026.
Afriansyah menyampaikan duka mendalam kepada keluarga almarhum serta seluruh jajaran Partai Demokrat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Ia mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Afriansyah juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian H Saipudin.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” demikian ungkapan duka yang disampaikan Afriansyah.
Kepergian H Saipudin membawa duka bagi keluarga besar Partai Demokrat di Provinsi Jambi.
Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tanjung Jabung Timur, H Saipudin memiliki peran dalam menjalankan roda organisasi, konsolidasi kader, serta agenda kepartaian di tingkat kabupaten.
Afriansyah menyampaikan penghormatan kepada almarhum yang telah mengabdikan diri bersama Partai Demokrat di Tanjung Jabung Timur.
Duka tersebut tidak hanya dirasakan keluarga inti, tetapi juga para pengurus, kader, kolega, dan masyarakat yang mengenal almarhum.
Kabar wafatnya H Saipudin dibenarkan Ketua Terpilih DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori.
Fauzi mengaku baru menerima informasi mengenai meninggalnya Ketua DPC Demokrat Tanjung Jabung Timur tersebut.
“Saya baru saja dapat info,” ujar Ahmad Fauzi Ansori.
Kabar duka kemudian menyebar di lingkungan pengurus dan kader Partai Demokrat pada Rabu siang.
Ucapan belasungkawa mulai disampaikan oleh sejumlah pengurus partai, kerabat, kolega, dan masyarakat.
Afriansyah berharap keluarga H Saipudin dapat menghadapi masa duka tersebut dengan penuh ketabahan.
Ia juga mengajak kader Partai Demokrat dan masyarakat mendoakan almarhum.
Semoga seluruh amal baik H Saipudin diterima.
Seluruh kekhilafannya diampuni.
Kuburnya dilapangkan.
Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi lebih terperinci mengenai penyebab wafat, lokasi rumah duka, jadwal salat jenazah, dan waktu pemakaman.
Selamat jalan, H Saipudin.(*)