Satgas Karhutla

Tak Hanya Pemprov, Tiga Kabupaten di Jambi Dapat Anggaran Karhutla Masing-masing Rp 15 Miliar

Kabut asap akibat Karhutla telah menjadi bencana nasional. Terjadi di hampir semua wilayah di Indonesia. Di tengah upaya dan ikhtiar keras pemerintah, kritik tetap muncul dari sekelompok orang. Aksi demo massa berujung perusakan fasilitas negara, Kamis 8 Oktober di halaman gedung DPRD dan Gubernur Jambi kemarin, ditanggapi gubernur Jambi.

Breaking News! Gubernur Al Haris Minta ASN Usia 25–40 Tahun Turun Tangani Karhutla, Boleh Tak Masuk Kantor

Jambi - Gubernur Jambi Al Haris menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) berusia 25–40 tahun turun ke lapangan membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ASN yang menjalankan tugas itu diperbolehkan tak masuk kantor.

Instruksi khusus itu disampaikan Al Haris saat dikonfirmasi Jambi Link, Kamis (8/10/2026) siang. Ia meminta keterlibatan ASN untuk membantu mengatasi kebakaran dan mencegah dampak kabut asap semakin memburuk.

“ASN yang berusia 25–40 tahun, saya minta turun ke lapangan dan boleh tidak masuk kantor,” tegas Al Haris.

Framing 'Al Haris Bohong ke Presiden', Ada Upaya Melintir dan Menyesatkan Pernyataan Gubernur Terkait Karhutla, Ini Fakta Sebenarnya!

Jambi - Polemik pernyataan Gubernur Jambi Al Haris mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Presiden Prabowo Subianto mulai digiring ke arah lain.

Muncul narasi seolah-olah Al Haris mengatakan Jambi sudah bersih dari hotspot. Bahkan muncul framing yang mempertanyakan apakah Gubernur Jambi berbohong kepada Presiden karena setelah itu data satelit masih menunjukkan ratusan titik panas.

Benarkah?

Satgas Karhutla Amankan Pelaku Pembakaran Lahan di Tanjung Jabung Barat

Satgas Karhutla menangkap pelaku pembakaran kebun sawit di Tanjung Jabung Barat. Penangkapan ini menyoroti komitmen tegas dalam melindungi lingkungan dari ancaman kebakaran lahan.


Tim Gabungan Satgas Karhutla berhasil mengamankan Sapi'i, seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam pembakaran lahan di Desa Margo Rukun, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penangkapan ini menyoroti betapa seriusnya ancaman kebakaran lahan yang mengancam ekosistem dan kehidupan masyarakat setempat.