Prabowo Subianto

Desak Polda Jambi Usut Produsen Hoaks Karhutla, Hairon Fauzi: Jangan Potong Dialog Lalu Bangun Hoaks Gubernur Bohong ke Presiden

Jambi - Wakil Ketua Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Jambi, Hairon Fauzi, angkat bicara terkait munculnya framing negatif terhadap Gubernur Jambi Al Haris dalam polemik penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hairon geram.

Ia menilai ada pihak yang memotong-motong konteks percakapan Al Haris dengan Presiden Prabowo Subianto, kemudian menyandingkan pernyataan mengenai tidak adanya api aktif dengan data hotspot.

Akibatnya, kata Hairon, muncul persepsi seolah-olah Al Haris menyampaikan laporan palsu kepada Presiden.

Framing 'Al Haris Bohong ke Presiden', Ada Upaya Melintir dan Menyesatkan Pernyataan Gubernur Terkait Karhutla, Ini Fakta Sebenarnya!

Jambi - Polemik pernyataan Gubernur Jambi Al Haris mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Presiden Prabowo Subianto mulai digiring ke arah lain.

Muncul narasi seolah-olah Al Haris mengatakan Jambi sudah bersih dari hotspot. Bahkan muncul framing yang mempertanyakan apakah Gubernur Jambi berbohong kepada Presiden karena setelah itu data satelit masih menunjukkan ratusan titik panas.

Benarkah?

Survei Indikator: 88,5% Publik Puas Kinerja Prabowo, Terutama Program Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus peningkat kualitas SDM. Namun, di balik potensi besarnya, pemenuhan standar keamanan pangan nasional masih menjadi tantangan yang harus dikejar.

BILL GATES 'SENTIL' Program Makan Gratis Prabowo: Lawan Stunting Sejak 1000 Hari Pertama, Bukan di Sekolah!

JAKARTA - Filantrop terkemuka dunia, Bill Gates, memberikan pandangannya yang tegas terkait program makan bergizi gratis yang menjadi janji politik andalan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Dalam wawancara eksklusifnya di Mata Najwa, Bill Gates secara lugas menyatakan bahwa prioritas utama untuk mengatasi stunting seharusnya dimulai jauh lebih awal, yakni sejak 1.000 hari pertama kehidupan, bukan hanya di sekolah.

Prabowo 'Sentil' Pimpinan TNI, Tak Ada Tempat Bagi yang Tak Kompeten, Prestasi di Atas Senioritas!

Jakarta - Di balik kemegahan upacara HUT ke-80 TNI, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang luar biasa tajam dan menusuk, ditujukan langsung kepada jajaran pimpinan Tentara Nasional Indonesia. Prabowo secara terang-terangan memberi 'lampu hijau' kepada Panglima TNI untuk menyingkirkan faktor senioritas dalam promosi jabatan dan menegaskan tidak ada lagi tempat bagi pemimpin yang tidak kompeten.

MBG Geser Proyek Oligarki, Duit Ratusan Triliun Kini Mengalir ke Meja Makan Rakyat

Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto diklaim berhasil mengalihkan dana ratusan triliun rupiah dari proyek-proyek yang sebelumnya dikuasai oligarki ke meja makan rakyat. Ketua Gabungan Pengusaha Dapur Makan Bergizi Indonesia (Gapembi), H. Alven Stony, menyebut program ini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Rencana Prabowo Ganti Kapolri: Fakta atau Spekulasi?

Isu kencang berembus Presiden Prabowo akan mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit pasca kerusuhan Agustus 2025. Dua nama calon pengganti mencuat, Komjen Dedi Prasetyo (Wakapolri) dan Komjen Suyudi Ario Seto (Kepala BNN). Publik menilai reformasi Polri jadi harga mati.

***

Rekam Jejak dan Kapasitas Ekonomi Purbaya, Pengganti Sri Mulyani

Presiden Prabowo Subianto resmi merombak kabinet pada 8 September 2025. Sri Mulyani dicopot dari kursi Menteri Keuangan, digantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sementara itu, Budi Gunawan lengser dari Menko Polhukam, posisinya diisi Sjafrie Sjamsoeddin.

***

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pada 8 September 2025. Dalam perombakan kali ini, Sri Mulyani Indrawati dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan dan posisinya digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Prabowo Sentil “Tantiem Akal-akalan” Komisaris BUMN: Bonus Jumbo, Kinerja Pas-pasan? Gaji Komisaris BUMD Sama aja Pak?

Presiden Prabowo Subianto menyebut tantiem komisaris BUMN sebagai “akal-akalan”. Data menunjukkan komisaris bank BUMN menerima bonus jumbo puluhan miliar meski laba stagnan. Fenomena serupa terjadi di daerah. Ada direksi maupun komisaris di BUMD yang mengantongi bonus miliaran di tengah penurunan laba.

***