Headline

Jambi City Center Diagunkan ke Bank, Sahabat Alam Jambi Desak Penegakan Hukum

Polemik proyek Jambi City Center (JCC) kembali mencuat. Kali ini, Ketua Perkumpulan Sahabat Alam Jambi, Jefri Bentara Pardede, mengungkap bahwa bangunan megah di eks Terminal Simpang Kawat, Jelutung, Kota Jambi, tersebut diduga telah diagunkan ke bank oleh pihak pengelola. Padahal, hingga kini JCC tidak kunjung beroperasi dan dibiarkan terbengkalai.

"Kami mendapat informasi tanah dan bangunan itu telah jadi agunan di bank. Sementara ini tidak beroperasi. Ini kan masalah. Bisa saja aset Pemkot ini akan disita bank?," ujar Jefri, Jumat (28/3/2025).

Menteri PU Soroti Truk Batubara 'Nakal' di Jembatan Darurat Jambi: "Tuh, Ketipu Semua!"

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo menyoroti langsung keberadaan truk batubara yang masih melintas di jembatan bailey (jembatan sementara) di ruas Jalan Lintas Jambi – Sumatera Barat. Saat mengunjungi Command Center Direktorat Jenderal Bina Marga, Rabu malam (26/3/2025), Dody sempat melihat tayangan CCTV dan spontan mengomentari lalu lintas di jembatan tersebut.

"Tuh ada truk batu bara. Ketipu semua," celetuknya, disambut tawa orang-orang di ruang command center, menunjukkan betapa peliknya pengawasan di lapangan.

Brigjen Pol Mirza Mustakim Resmi Jabat Wakapolda Jambi, Indra Armendaris: Selamat Bertugas, Harapan Baru untuk Jambi

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar memimpin upacara Serah Terima Jabatan Wakapolda di Aula Lantai 4 Polda Jambi pada Kamis, (27/03/2025).

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan dalam acara tersebut adalah Brigjen Pol. Edi Mardianto, S.I.K., M. Si., yang menjabat sebagai Waka Polda Lama, kepada Brigjen Pol. M. Mustaqim, S.I.K., sebagai Waka Polda Baru.

Tender Proyek Jumbo Rp 57 M di Jambi Disorot, Publik Ingatkan BWSS VI Jangan Main Titipan

Tender proyek pembangunan tanggul dan fasilitas bendung di jaringan Daerah Irigasi (D.I.) Batang Asai, Kabupaten Sarolangun senilai Rp 57 miliar yang digelar Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi memasuki tahap krusial. Sebanyak 100 perusahaan bersaing memperebutkan proyek jumbo tersebut.

Proyek ini dibiayai dari APBN melalui DIPA SNVT PJPA Sumatera VI Tahun Anggaran 2025.

Dari daftar yang masuk, 7 perusahaan sudah tercatat menyampaikan harga penawaran secara lengkap dan terkoreksi. Persaingan terketat tampak di level atas:

3 Gedung Puluhan Miliar Terbengkalai, Sahabat Alam Jambi : “Jika Tidak Dimanfaatkan, Bawa ke Jalur Hukum”

KOTA JAMBI – Tiga bangunan megah yang dibangun dengan anggaran besar di Kota Jambi kini hanya menyisakan ironi. Tak hanya terbengkalai dan tak difungsikan, salah satu dari bangunan itu bahkan telah dijarah. Tragedi ini telah menimbulkan kerugian negara lebih besar lagi, hingga miliaran rupiah.

Ketiga bangunan itu adalah:

Tiang Internet Ilegal Merambah Desa-Desa di Muaro Jambi, MPRJ: “Tanam Dulu, Izin Belakangan!”

Fenomena tiang internet tanpa izin kembali menuai protes publik. Kali ini, keluhan datang dari warga pedesaan, yang menganggap keberadaan tiang-tiang penyedia layanan internet itu bukan hanya ilegal, tetapi juga merusak estetika lingkungan desa.

Tiang-tiang internet berdiri semena-mena di sejumlah wilayah Kabupaten Muaro Jambi, bahkan tanpa sepengetahuan aparatur desa, RT, maupun pemerintah kecamatan. Salah satu yang paling lantang menyuarakan keresahan ini adalah Bobto, Ketua MPRJ (Masyarakat Peduli Rakyat Jambi).

Cek Endra Soroti Potensi Blok East Natuna, Harus Dimaksimalkan untuk Kepentingan Nasional

Anggota Komisi XII DPR RI, Drs. H. Cek Endra, menegaskan pentingnya optimalisasi pengelolaan Blok East Natuna sebagai salah satu potensi migas terbesar yang dimiliki Indonesia. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Diskusi Strategis Blok East Natuna, yang diikuti oleh Dirjen Migas, SKK Migas, Direksi PT Pertamina (Persero), Direksi Pertamina Hulu Energi (PHE), serta jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Janji Investasi Rp 85 M Jadi Angin Lalu, Jambi City Center Mangkrak Pemkot Siap Gugat PT Bliss Properti Indonesia

Bangunan megah itu berdiri kokoh di jantung Kota Jambi. Dari kejauhan, Jambi City Center (JCC) di kawasan Simpang Kawat, Jalan Hos Cokroaminoto, Jelutung, terlihat seperti pusat perbelanjaan modern yang siap menyambut pengunjung. Tapi ketika didekati, kenyataan berkata lain: gerbang tertutup, aktivitas nihil, dan waktu yang terus berjalan tanpa kejelasan.